Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Ekonomi
Selasa, 9 Maret 2010
Harga BlackBerry Bold Turun
BlackBerry Onyx Laris, Nokia E71 Diminati

TARAKAN -  Penggemar BlackBerry (BB) di Tarakan cukup banyak. Buktinya, sejumlah konter penjualan di Tarakan mulai ramai dikunjungi peminat. Tunggal Jaya, salah satu penyedia BB di Tarakan misalnya. “Yang saat ini trend ya BlackBerry Onyx 9700. Ini yang terbaru,” kata Titi, pemilik Tunggal Jaya.

Dijelaskannya, Onyx memiliki sedikit keunggulan dibandingkan dengan “kakaknya” BlackBerry Bold 9000. “Ini dikarenakan memiliki kemampuan yang oke dengan kecepatan internet wireless 3,6 Mbps HSDPA di jaringan 3G. Sehingga download data dan browsing aplikasi semakin lebih cepat. Selain HSDPA, akses data lainnya ada juga GPRS dengan speed 32 – 48 Kbps, dan EDGE Class 10, dengan speed 236,8 Kbps,” bebernya kepada Radar Tarakan kemarin.

Ia mengatakan, dengan kemampuan OS BlackBerry 5.0, Onyx ini mengandalan 624 MHz Processor dan memiliki fitur pendukung lainnya seperti BlackBerry maps, serta fitur office seperti document editor (Word, Excel, PowerPoint, PDF) dan media player MP3/WMA/AAC, dan video player DivX/WMV/XviD/3gp.

“Setiap opsion baru tentunya memiliki perbedaan untuk tipe baru ini. Di BB Bold sistem navigasinya menggunakan trackball, sementara Onyx tidak lagi, tetapi mengandalkan touch-sensitive optical trackpad serta Full QWERTY keyboard,” terangnya. 

Diungkapkan Titi,  Onyx memiliki kamera 3.15 mpix, 2048x1536 pixels, autofocus, LED flash serta memiliki kemampuan menyimpan data internal 256 MB serta memori tambahan dengan microSD (TransFlash), up to 16GB, 2GB included. “Jadi jangan heran jadi incaran trend saat ini, buktinya paling tidak setiap bulannya 10 produk ini terjual di pasaran,” sebutnya.

Ia mengakui harga yang dibandrol lumayan mahal. “Namanya juga keluaran baru,” cetus Titi. BB Onyx saat ini dibandrol sekitar Rp 5 jutaan lebih. Nah, berbeda dengan BlackBerry Bold 9000 sekarang banting harga. Dari harga Rp 7 jutaan kini menjadi Rp 4,5 juta. Lain lagi dengan tipe BB 8520 harganya berkisar Rp 3 juta.  “Ini masih terbilang cukup murah, selain itu stok yang kita sediakan selalu ada, tergantung peminatnya. Ini kencang-kencangnya bisa jadi stok kosong dalam waktu dekat,” ujarnya.

Lain BB lain pula Nokia. Incaran nokia saat ini kearah tipe E71. Hal ini dikarenakan masih terbilang baru. Harganya pun tak kelewat mahal, hanya Rp 2,8 juta. Sedangkan tipe lainnya pun disediakan. Untuk tipe E63 berkisar Rp 1,8 juta sedangkan E75 dibandrol Rp 2,9 juta. (*/muz)

 

 

 



Buku Tamu

Putra
7-9-2010 22:22:35

Saya adalah mahasiswa slah satu Universitas d Surabaya, Setelah saya balik dari Srabaya selama 3 tahun. Ternyata tdk ada perubahan yg signifikan trhdap Tarakan, dilihat dari beberapa aspek yaitu: Bandara Juata dikatakan Internasional tp mengurus bagasi penumpang msih ada mslah sperti kerusakan dan khilangan brang trus bangunan yg blum memadai, seharusnya hal ini cpet dbngun gedung baru untk menarik byk penrbangan k Tarakan shingga ekonomi Trakan cpat naik.  untuk jalan menuju ke UB melawati Gunung Amal, yg saya sndiri melihat ini rawan kecelakaan, apa lagi UB ud menjadi Negeri yg berada di satu2x Kaltara dan karena gunungnya trlalu tinggi maka ada perlunya perbaikan jalan untuk mempermudah akses perkuliahan. Tolong kpada Pmerintah Tarakan melihat ini, krena ini demi kemjuan kita bersama dan untuk Kaltara, mohon maaf salah kata dari saya, kritik dan saran ini hanya untuk membangun kota Tarakan yg kita cintai ini.



anak tarakan
22-8-2010 18:30:27

yang terhormat, bapak bapak polisi di kota tarakan. mohon di tertibkan bagi para pengguna kendaraan roda dua yang menggunakan lampu kabut berwarna kuning, apakah itu sesuai dengan standarisasi untuk kendaraan roda dua..?

masih banyak ditemui pengguna jalan menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat..!!



y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


      Copyright @2010 Media Link
      Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
      Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.