|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Bulungan Malinau Nunukan Berau Kaltim Kriminal Nasional Ekonomi Internasional Hiburan Olah Raga Kaltara Tana Tidung Politik Metro-Interaktif |
Berita Ekonomi
Selasa, 9 Maret 2010 Juli, Tarif Listrik Naik 15 Persen JAKARTA - Mulai Juli nanti, masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam untuk membayar tagihan listrik. Gara-gara anggaran subsidi terbatas, pemerintah akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) 15 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2010, pemerintah hanya bisa mengalokasikan subsidi listrik Rp 54,50 triliun. “Subsidi tersebut sudah mempertimbangkan kenaikan TDL,” ujarnya saat paparan draft RAPBN-P 2010 di Kantor Kementerian Keuangan kemarin (8/3). Sebenarnya, kata Sri Mulyani, pemerintah sudah menambah anggaran subsidi listrik sebesar Rp 16,70 triliun, dari Rp 37,80 triliun dalam APBN 2010 menjadi Rp 54,50 triliun dalam APBN-P 2010. “Ini karena asumsi harga minyak naik dari USD 65 per barel menjadi USD 77 per barel,” katanya. Dalam RAPBN-P 2010, total anggaran subsidi energi mencapai Rp 143,79 triliun atau naik Rp 37,26 triliun dari alokasi dalam APBN 2010 yang sebesar Rp 106,52. Dari total subsidi energi Rp 143,79 triliun, alokasi subsidi BBM mencapai Rp 89,29 triliun dan listrik Rp 54,50 triliun. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan, rencana menaikkan harga listrik sebenarnya sudah dimasukkan dalam APBN 2010, namun karena mempertimbangkan daya beli masyarakat, rencana kenaikan tersebut ditunda. “Policy (kebijakan) harga listrik kita tunda dari Januari ke Juli,” ujarnya. Menurut Anggito, rencana kenaikan tarif listrik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengalihkan sebagian dana subsidi listrik kepada PLN. Caranya, dengan menaikkan margin yang diterima PLN dari menjalankan public service obligation sektor listrik dari 5 persen (APBN 2010) menjadi 8 persen (APBN-P 2010). “Tujuannya, agar PLN bisa menaikkan kemampuan financing, sehingga bisa membangun infrastruktur listrik dengan lebih baik,” katanya. Jika dalam APBN 2010 pemerintah hanya akan mengutak-atik tariff listrik untuk pelanggan mewah, mulai daya 6.600 VA ke atas, maka pada APBN-P 2010 ini pemerintah berencana menaikkan tariff listrik untuk semua golongan. “Nanti (kenaikannya) merata. Semua golongan,” jelasnya. Meski demikian, lanjut Anggito, pemerintah tetap akan bijaksana dengan tidak menaikkan tariff listrik dengan besaran yang sama. Dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat, maka kenaikan tariff listrik untuk pelanggan kecil tidak akan sebesar kenaikan pada pelanggan mewah. “Proporsi kenaikan (tarif) tergantung daya beli,” terangnya. Menurut Anggito, meski terpaksa menaikkan TDL, pemerintah tetap berupaya melindungi kelompok atau pelanggan kelas bawah. Saat ini, pelanggan PLN dimulai dari kelompok daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA, mulai 2.200 - 6.600 VA, dan pelanggan di atas 6.600 VA. “Tentunya, yang sudah mampu membayar di dekat harga keekonomian, ya kita bisa dekatkan ke harga keekonomian,” ujarnya. Saat ini, harga keekonomian listrik ada di kisaran Rp 1.380 per kilowatt hour (KWh). Sedangkan harga subsidi berkisar antara Rp 172 - 621 per KWh. Berbeda dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah beberapa kali mengalami penyesuaian/kenaikan, tariff dasar listrik tidak pernah naik sejak 2003. Lalu, bagaimana dengan harga BBM ? Meski pemerintah berjanji tidak akan menaikkan harga sepanjang 2010, namun tetap ada kemungkinan BBM naik harga. “Baik harga BBM mapun listrik akan tergantung pada kemampuan subsidi pemerintah,” ujar Sri Mulyani. Menurut dia, pemerintah tetap bisa mempertahankan harga BBM seperti saat ini jika harga minyak ada di kisaran USD 77 per barel dan nilai tukar Rp 9.500 - 9.700 per USD. “Artinya, selama harga masih di situ, harga BBM tidak akan berubah,” katanya. Namun, itu pun masih dengan catatan bahwa pemerintah akan melakukan langkah-langkah pengendalian subsidi BBM, seperti mekanisme subsidi tertutup dengan penggunaan smart card. “Pemerintah tetap concern pada roadmap subsidi yang saat ini digodog Menko Perekonomian dan Kantor Presiden, terutama untuk targeted subsidy (subsidi sesuai terget) mulai periode 2010 - 2014,” terangnya. (owi/oki)
, Levitra online, 440670, Generic viagra online, jvvzmd, Viagra, 3002, # Dikirim oleh Viagra | 9-2-2012 19:41:20
, Cialis, 4693, Viagra online without prescription, >:[[[, Cialis online without prescription, 60561, # Dikirim oleh Viagra | 9-2-2012 19:41:16
this . çÃà êîìñòâà îò 16 äî17 ëåò . ñåêñ ñî âçðîñëûìè æåÃùèÃà ìè äëÿ çÃà êîìñòâà . # Dikirim oleh kGGgPQXUfyxkr | 9-2-2012 19:41:09
lmao . çÃà êîìñòâà áåç ðåãèñòðà öèè ñåêñ êóðñê . ôèëüìû îÃëà éà çÃà êîìñòâà ñ ôà êà # Dikirim oleh sbPxYMTyWlusgVLOALd | 9-2-2012 19:40:53
imho . äåâ÷¸Ãêè ëåò çÃà êîìñòâà . ñà éò çÃà êîìñòâà Ãà ìà éë . # Dikirim oleh qXYLunQeTzlGuHxPzg | 9-2-2012 19:40:51
haha . çÃà êîìñòâà áåç ðåãèñòðà öèè â ñâîåì ãîðîäå ñ òåëåôîÃîì . ïîçÃà êîìèòüñÿ à # Dikirim oleh ClsYnEuvBtqbgHU | 9-2-2012 19:40:49
Free medical insurance Models Brunettes
8183 Nude Littlemodels
6931 Hot Model Fucking
%-]] # Dikirim oleh Gaxewpej | 9-2-2012 19:40:07
No Prescription Required Valium Reversal or Xenical 150mg or # Dikirim oleh NmPkxputRoPsrmHSiGr | 9-2-2012 19:39:44
Cheap drugs Nexium Kapidex or Acai Berry Vitamin Benefits or # Dikirim oleh gySvUKUyAT | 9-2-2012 19:39:38
, Viagra online without prescription, 73942, Generic viagra, 71630, Online viagra, 217966,
# Dikirim oleh Generic | 9-2-2012 19:39:20 |
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||