Newsflash :
Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Berita Internasional
Selasa, 9 Maret 2010
Nigeria Kirim Pasukan, Atasi Geng Bersenjata


JOS - Pemerintah Nigeria kemarin (8/2) mengirim militernya ke wilayah Jos utara, pasca serangan geng bersenjata tajam ke sejumlah desa Kristen, ke wilayah tersebut. Aksi kekerasan tersebut menewaskan 500 orang.
Beberapa minggu lalu, aparat keamanan juga gagal mengantisipasi terjadinya bentrokan sektarian antara kelompok Muslim dan Kristen yang juga menelan korban ratusan orang. Namun otoritas setempat menyatakan telah menangkap puluhan tersangka terkait penyerangan tersebut.
Saksi di TKP menggambarkan kekejaman geng bersenjata itu memperlakukan para korban yang kebanyakan adalah wanita dan anak-anak. Dalam peristiwa yang terjadi dalam wakti tiga jam itu, para korban ditangkap menggunakan jebakan binatang dan jaring ikan saat berupaya melarikan diri. Setelah tertangkap, mereka lalu digorok sampai tewas.
Data resmi tentang jumlah korban awalnya hanya berkisar 100 an orang. Namun Dan Manjang, seorang penasihat di pemerintahan negara bagian Plateu menyatakan, korban telah bertambah secara signifikan.
"Kami berhasil menangkap 95 orang (tersangka). Namun pada waktu bersamaan lebih dari 500 orang dilaporkan tewas dalam aksi mengerikan ini," terang Dan Manjang seperti dikutip Agence France Presse.
Radio milik pemerintah juga melaporkan bahwa 500 orang telah dibantai dalam sebuah serangan malam hari di tiga desa di pinggiran Jos, ibu kota negara bagian Plateu.
Data korban versi para saksi dan aktifis hak asasi manusia lokal lebih dari 200. "Menurut penghitungan mutakhir kami ada 202 jenasah yang ditemukan," ujar Shamaki Gad Peter, kepala Liga untuk Hak Asasi Manusia di Jos. Shehu Sani, seorang aktifis HAM ternama lainnya menyatakan korban teas mencapai 250 jiwa.
Kebanyakan, kekerasan terpusat di sekitar Desa Dogo Nahawa dimana beberapa geng dari etnis Muslim Felani membakar rumah-rumah tradisional warga yang dibangun dengan tembok Lumpur dan beratap jerami. Setelah itu mereka menyebru ke dalam desa dan membunuh siapapun yang mereka temui.
Frank Tatgun, seorang penduduk Desa Dogo Nahawa mengatakan telah melihat dua kendaraan lapis baja, sejumlah truk militer, dan ratusan tentara berpatroli di kawasan tersebut.
Dia melaporkan tidak ada lagi bentrokan terjadi setelah keamanan diperketat. Beberapa penduduk setempat menyatakan seranga yang terjadi Minggu (8/3) tersebut sebagai akibat perseteruan panjang antara klan Fulani dan rivalnya Berom. Kekerasan itu dipicu oleh pencurian ternak dan kemudian berkembang menjadi aksi balasan.
Sebagian korban digorok sampai tewas saat akan melarikan diri ke hutan. Saksi mengatakan geng bersenjata menakuti para korban dengan tembakan ke udara. Sehingga mereka berhamburan keluar rumah. Namun kebanyakan korban tewas akibat serangan senjata tajam.
"Suara tembakan hanya untuk membuat orang-orang ketakutan dan keluar rumah. Pelaku lalu membunuh mereka yang melarikan diri dan sembunyi di semak-semak," terang Peter Gyang yang kehilangan istri dan dua anaknya.
Gyang menambahkan, bibit kekerasan yang sudah terjadi Januari lalu, tidak dapat diantisipasi oleh otoritas setempat. "Serangan itu terjadi sekitar pukul tiga dinihari dan berakhir tiga jam kemudian. Terdengar beberapa kali tembakan, tapi saya tidak melihat satupun polisi di sana," keluhnya. "Kami tidak percaya lagi dengan aparat keamanan," tandasnya.
Januari, perang suku dan kelompok penganut agama di Jos menewaskan 326 orang, sesuai data polisi. Namun aktifis HAM mencatat korban tewas melebihi 550 orang.
Kantor Kepresidenan Goodluck Jonathan menyatakan bahwa aparat keamanan di Negara Bagian Plateu dan sekitarnya dalam status siaga penuh untuk memastikan kekerasan tidak meluas.(cak/ami)


credit that and prevent using boards be Ultracet tumours, xanax bars information, =-OO,

# Dikirim oleh xanax | 6-2-2012 14:12:16

Controlled elieve with Cruise sure afterany C be for Pharmacy, xanax withdrawal duration, mgr,

# Dikirim oleh xanax | 6-2-2012 14:12:05


Buku Tamu

boedy miredo
3-1-2012 08:21:48

Radar Tarakan semakin maju yach.....Wink



agusirenk
20-12-2011 08:38:52

pak tolong dong jalan-jalan berlubaqng di tarakan cepet di tutup,kasian penguna jalan pak....



aji
20-12-2011 08:14:09

belum pas.........jalan kami ambul karena terguris air sungai...al: jl sabanar baru...dpan pabrik tahu



Yahdi Qolbi
14-12-2011 20:51:29

kapan Tarakan punya Tim sepeak Bola yang bisa berlaga di ISL, seperti PERSISAM,PERSIBA,MITRA KUKAR,PKT BONTANG,,,,



agus
12-12-2011 21:22:51

kepada pemerintahan tata kota malinau, tolong msalah kbrsihan kota di tata sebaik mungkin,,, contohx jalan raya yg penuh debu... 



Abe Ershi
10-12-2011 17:41:14

Telah di temukan sebuah dompet A.n Yanti Mandasari dengan berisi SIM C,KTP,STNK motor dan surat surat lainnya.bagi yang merasa kehilangan silahkan datang ke kantor Brimob Polri Tarakan.



pipio
10-12-2011 13:18:00

horee...BULUNGAN jadi ibu kota KALTARA



zixy
8-12-2011 07:44:03

sebaikx mutasi kepsek nunukan jgn pandng bulu, jgn ada lobi-lobi dengan politik. biasax

yg gak mw pindah psti lobi sana sini...



mr.patroli
25-11-2011 14:44:28

di bunyu marak perjudian di tempat umum,salah satunya di daerah handasa bekas pos pemenangan salah satu calon bupati bulungan,tolong instansi terkait mengambil tindakan yang prepentif,sebelum masyarakat yang yang bertindak



Abidin Wawan
23-11-2011 00:22:54

I love malinau



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


      Copyright @2010 Media Link
      Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
      Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.