|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Kaltim
Rabu, 10 Maret 2010 erkait Dugaan Penyimpangan Dana Bansos Persisam Aidil Sebut Tanggung Jawab Wali Kota SAMARINDA – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda terus mengusut kasus dugaan penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) untuk Persisam. Selasa (9/3) kemarin, penyidik memanggil Kabag Hukum Pemkot Samarinda I Gusti Ayu. Dia dimintai keterangan terkait kasus dugaan penyimpangan dana bansos tersebut, khususnya menyangkut regulasi pencairan anggaran di Pemkot Samarinda. “Pemanggilan saksi-saksi akan lebih intensif beberapa hari ke depan,” kata Kasi Pidsus Kejari Samarinda Bambang Dwi M. Sementara soal tersangka kasus ini belum diungkapkan Kejari. Sebelumnya penyidik mengaku sudah mengantongi nama calon tersangka dari manajemen Persisam. Sementara itu, mantan General Manager (GM) Persisam Putra Aidil Fitri tiba-tiba menggelar konferensi pers, Selasa (9/3) siang di rumahnya. Menyikapi perkembangan penyidikan kasus tersebut, Aidil membantah tuduhan mark up dana bansos sebesar Rp 13,5 miliar yang mengalir ke Persisam tahun 2007. Mengenai temuan-temuan penyidik lainnya, seperti adanya dugaan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian negara, dia tak banyak komentar. “Saya kira, itu kewenangan kejaksaan. Saya kan baru dimintai keterangan secara global,” kata Aidil. Yang jelas, menurut Aidil, masalah keuangan Persisam mesti dipertanggungjawabkan oleh Achmad Amins selaku ketua umum. Sama ketika masalah keuangan Pengkot PSSI Samarinda, maka Aidil akan bertanggung jawab sebagai ketua Pengkot PSSI. “Di mana-mana seperti itu, ketua umum yang bertanggung jawab. Apalagi klub ini milik pemkot, dan wali kotanya Pak Amins,” jelasnya. Aidil kemudian membeberkan, bahwa Persisam tidak memiliki Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART). “Kalau ada anggaran dasar sekarang, berarti itu baru dibuat. Saya dulu, koordinasinya kebanyakan lisan saja,” tandasnya. Disebutkan, tahun 2007 Persisam mendapat bansos Rp 12,5 miliar. Ditambah dana dari hibah dari Pengkot PSSI sekitar Rp 1 miliar lebih, sehingga totalnya mencapai Rp 13,5 miliar lebih. Pada 2008 Persisam juga digelontor dana sebesar Rp 25 miliar, dan 2009 mendapat Rp 15 miliar. “Dengan dana besar itu, prestasi telah saya berikan,” kata Aidil. (kri)
|
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||