|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Kaltim
Kamis, 11 Maret 2010 Bupati : Khusus PNS Bereselon, Minimal Bisa Internetan PNS KTT Harus Kuasai IT TIDENG PALE-Seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan calon pegawai negeri sipil (CPNSD), harus menjadi teladan masyarakat. Apalagi saat ini tuntutan masyarakat terhadap pelayanan PNS semakin kompleks dan menuntut pegawai yang profesional, berdaya saing serta memiliki keahlian. Hal ini dikatakan Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Drs Undunsyah MSi, kemarin di ruang kerjanya. "PNS baik yang baru dilantik maupun yang telah lama mengabdi harus bekerja dengan baik dan berdisiplin. Selalu ingin meningkatkan daya saingnya karena tuntutan masyarakat semakin tinggi," ucap Undunsyah. Peningkatan daya saing tersebut dapat dilakukan dengan penguasaan terhadap teknologi informasi atau Information Technology (IT) dengan baik. Yang muaranya adalah untuk memperlancar dan mempercepat kinerja pegawai dalam memenuhi panggilan tugas dari masyarakat. IT juga bermanfaat bagi kemudahan dan evaluasi terhadap tingkat kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, seperti pada proses pencairan dana APBD, pengaturan keuangan yang selayaknya sudah menggunakan IT bukan manual. "Kita harus segera menguasai IT sehingga bila membutuhkan sesuatu informasi tidak perlu lagi studi banding, cukup cari di internet,” tandas bupati sembari berharap, utamanya bagi seluruh pegawai yang memiliki eselon, harus dapat menguasai internet. Ujung-ujungnya adalah kemudahan transfer informasi dan efesiensi anggaran. Soal peraturan kepegawaian, tingkat kepatuhan adalah contoh disiplin pegawai yang saat ini menjadi sorotan. Disiplin, katanya dimulai dari apel pagi, mutasi, kenaikan pangkat, menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu, hingga sumpah pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia (RI). Namun dalam implementasinya di lapangan, menurut Undunsyah kemungkinan ada juga pegawai yang keberatan bila ditempatkan di daerah terpencil. Padahal saat diangkat menjadi pegawai telah bersumpah bersedia ditempatkan di mana saja di wilayah RI "Ini artinya, ada pegawai yang masih tidak patuh pada aturan kepegawaian. Padahal sebagai pegawai, harus banyak bersyukur karena masih banyak masyarakat yang ingin menjadi pegawai namun formasi yang tersedia terbatas," pungkasnya. (*/pls)
|
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||