Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Kaltim
Kamis, 11 Maret 2010
Polres Berau Amankan 103 WNA
Tinggal di Perahu, Suka Minta Beras

 

TANJUNG REDEB - Polres Berau mengamankan sebanyak 103 warga negara asing (WNA) dewasa dan anak-anak yang terdiri dari 54 orang pria dan 49 orang wanita di Kecamatan Batu Putih, kemarin (10/3).

WNA yang menurut informasinya berasal dari daerah Tawai-Tawai, Filipina, dan daerah Bangau-Bangau, Malaysia itu pun langsung dibawa oleh pihak kepolisian ke Kecamatan Tanjung Redeb untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

Begitu tiba di Tanjung Redeb, WNA tersebut langsung ditangani dinas sosial. Mereka pun langsung diberikan pelayanan kesehatan oleh dinas kesehatan.

Bupati Berau Makmur HAPK langsung mengunjungi ratusan WNA yang ditampung di dekat kantor dinas sosial. Makmur mengatakan, setelah proses pendataan dan pemeriksaan yang dilakukan Polres selesai, WNA tersebut akan dipulangkan ke daerah asalnya.

“(WNA, Red.) ini pasti dipulangkan. Tinggal menunggu hasil dari Polres saja,” kata Makmur.

Kasatreskrim Polres Berau AKP Gunawan mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi keinginan dari ratusan WNA itu berada di Kecamatan Batu Putih. “Kami akan melakukan pemeriksaan dulu,” kata Gunawan.

Gunawan juga menambahkan, diamankannya WNA dari Tawai-Tawai dan Bangau-Bangau itu merupakan laporan dari warga Batu Putih. “Warga merasa resah karena mereka (WNA, Red.) mencari ikan di perairan Batu Putih,” ujar Gunawan.

Sebenarnya, keberadaan WNA asal daerah Tawai-Tawai dan Bangau-Bangau tersebut di Kecamatan Batu Putih sudah berlangsung lama. Menurut Darliana, warga Batu Putih yang ditemui koran ini, keberadaan WNA itu di Batu Putih sudah sekitar satu tahun.

Namun, kata Darliana, WNA tersebut tidak tinggal di Batu Putih. “Mereka tinggalnya di perahu. Kalau beras mereka habis baru biasanya mereka naik untuk minta beras. Saya biasa ngasi mereka beras,” ujar Darliana.

Darliana juga mengatakan, karena WNA tersebut hanya tinggal di perahu, warga Batu Putih pun menyebutnya pelaut. “Kalau disuruh naik ke rumah mereka tidak mau. Setelah dikasih beras mereka langsung kembali ke perahunya,” kata Darliana.

Saat bupati Makmur mengunjungi para WNA itu, salah seorang dari mereka juga sempat menghadap bupati, dan meminta agar mereka dikembalikan ke perahunya.

“Mereka lebih baik mati daripada tidak tinggal di perahunya,” tandas Darliana.(end)



Buku Tamu

y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



henrry irawan
14-6-2010 14:56:06

Pemimpin yang baik harus bisa Bijaksana, bijaksini dan bijaksitu sehingga dapat terwujudkan masyarakat yang adil dan makmur....



AINI
10-6-2010 09:55:56

BUTUH INFO NIE TENTANG SYARAT MEMILIKI PERUMAHAN PNS YANG ADA DIDAERAH DIJUATA,SOALX KETINGGALAN BERITAX,YANG LENGKAP YACH,DAN UNTUK PEMERINTAH KOTA YANG UDAH MENGAMBIL ALIH,TOLONG NANTI DISOSIALISASI DI SEKOLAH2.THANKS



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.