Newsflash :
Dua SKPD Baru Segera Dibentuk. TARAKAN - Berawal dari keinginan untuk menciptakan manajemen pengelolaan keuangan dan aset daerah yang baik dan patuh aturan, Pemkot Tarakan kini berupaya menyusun satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru yang tugasnya khus <<>> Bayi Hydrocepalus Belum Diberangkatkan - SAFRINI MAHARANI, bayi penderita hydrocepalus, hingga berita ini diturunkan belum juga mendapat pertolongan medis dengan segera. Buyut bayi itu mengatakan, pihaknya masih menunggu hingga usia cicitnya itu genap set <<>> TARAKAN – Pihak Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kota Tarakan juga mendukung rencana penerapan saksi pidana bagi pemeluk agama Islam yang melakukan nikah di bawah tangan (nikah siri) maupun nikah dengan jangka waktu tertentu (kontrak/mut’ah) <<>> Anny Terpilih ke Amerika Serikat. Plt Pimprus Radar Tarakan, Indra dan Gunawan. TARAKAN - Anny Susilowati, pemimpin perusahaan (Pimprus) Radar Tarakan terpilih menjadi salah satu peserta International Visitor Leadership Program (IVLP) ke Amerika Serikat ( <<>> Tarakan Terbanyak Kedua Penerima Penghargaan - Raih Dua Panji dan 6 Tropi Penghargaan dari Gubernur Kaltim <<>> SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Kriminal
Senin, 8 Februari 2010
Mr X Dikenali, Keluarga Minta Korban tidak Diotopsi


Kendati sudah menjadi mayat, pasangan La Sopa (40)  dan Wa Undu (32) merasa lega setelah menemukan anaknya yang bernama Muhammad Ilham Ardiansyah alias Adi (16). Kedua orang tua korban itu langsung mendatangi Mapolsekta Balikpapan Timur pada Minggu (7/2) kemarin untuk menyatakan bahwa mayat yang ditemukan di kawasan Trans  RT 01 Kelurahan Manggar Baru Balikpapan Timur itu adalah anak bungsunya.

Selanjutnya kepada pihak kepolisian, keduanya meminta agar tidak dilakukan otopsi teradap jasad anaknya yang sempat menginap semalam di Ruang Mortuary RSUD Kanujoso Dajatiwibowo Balikpapan.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kapolresta Balikpapan AKBP A Rafik melalui Kapolsekta Balikpapan Timur Iptu Agung Nursapto. “orang tua korban sudah ke Polsek Timur dan meminta agar anak mereka tidak di Otopsi,” ucap Agung saat ditemui harian ini kemarin.

Kepada polisi warga Bonto Bulaeng RT 1 RW1 nomor 70 Sumber Rejo, Balikpapan Utara ini yang  sehari-harinya berprofesi sebagai pengojek dan ibu rumah tangga mengakui bahwa anaknya itu mengalami keterbelakangan mental. Dan sebelumnya ilham juga pernah menghilang pada bulan September 2009 dan ditemukan di KM 7 Kelurahan Batu ampar. Kendati demikian La Sopa menyatakan bahwa anaknya itu juga sempat mengenyam pendidikan, namun sebatas sampai kelas 4 Sekolah Dasar saja.

Selanjutnya setelah menandatangani surat pernayataan tidak akan keberatan jika terjadi masalah disuatu hari, keduanya menjemput korban di RS Kanujoso Djatiwibo, untuk segera makamkan.

Seperti yang telah diberitakan Anggota Polsekta Balikpapan Timur mengevakuasi mayat pria yang diperkirakan berumur 13 tahun yang ditemukan mengapung di empang bandeng milik Haji Kemang di Kawasan Trans RT 01 Manggar Baru Balikpapan Timur, Sabtu (6/7) kemarin sekitar pukul 12.30 Wita. Dengan dibantu oleh beberapa warga, akhirnya evakuasi bisa dilaksanakan dalam waktu sekira satu jam.

Kepada harian ini, Agung juga menyebutkan bahwa pihaknya masih berusaha menemukan identitas korban. Secara kasat mata, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil visum luar sementara juga menyebutkan tidak ada luka, baik memar ataupun tanda-tanda kekerasan yang bisa dijadikan petunjuk untuk mengatakan Mr X ini merupakan korban kejahatan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun harian ini. Empang yang berupa lembah itu memang sering digunakan sebagai tempat pemancingan bagi warga sekitar. Namun entah mengapa tidak ada aktifitas memancing di empang tersebut dalam beberapa bulan terakhir ini. (bm-9)



Buku Tamu

tietien
8-3-2010 07:08:57

ass.

buat tim redaksi radar tarakan

 

lam kenal...

quw titin putri daerah kota tarakan tercinta

kebetulan lagi kuliah di Malang n sekarang lagi nyusun skripsi dengan tema "Pemanfaataan Lahan Pesisir Sesuai Daya Dukung Lingkungan Kota Tarakan"

ku butuh banget ni ka....berita2 ttg kerusakan lingkungan pesisir yang pernah dipublikasikan koran radar tarakan....buat data pendukung penelitian aq....

barusan quw coba akses di web radar ternyata yang ada smua berita2 terupdate....trus gak nemu masalah degradasi lingkungan pesisir...pasti ada berkas berita kerusakan lingkungan tahun2 sebelumnya....

bisa minta tolong gak kaka/mas/mba radar tarakan untuk kirimin ke email aq...berita2 kerusakan lingkungan pesisir kota Tarakan....

sangat butuhhhhh sekaliiii....

quw tunggu konfirmasi secepatx via email ato hp....

Nope quw...081334253800

Terima Kasih ^_^



hasdar
6-3-2010 19:35:05

semoga radar tarakan selalu mengapdate masalah pemekaran di sebatikWink



arin
6-3-2010 09:30:33

buat radar tarakan kalau beri informasi tolang yang benar dong ! yang demo di juata  ada 150 warga bukan 30 capek dech...!



nana
5-3-2010 10:04:42

admin tolong dong bgian X-pose nya D bkin bgus gy key.. thnk's,,, by:nana_cute



didik
2-3-2010 19:26:05

Radar tarakan jangan mempublikasikan berita asal saja, mungkin karena wartawannya dikasi uang lalu berita palsupun dimuat.

Supaya diketahui . bahwa pt.adani global mengeruk habis pulau bunyu, tidak perduli hutan maupun kebun yang cuma dibeli Rp. 1000/meter.

Areal pertambangan batu bara hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman warga,

tak lama lagi bunyu akan tenggelam, pernyataan menhut itu sangat benar.

salam didik

 



budi
1-3-2010 22:00:59

buat radar.. tolong kalo posting berita jangan ada tang ditutupin.. khususnya ttg nunukan. thks



wisnu
1-3-2010 18:42:51

Tlng dong Radar Tarakan mengkritisi mutasi di jajaran Pemkot. Itu mutasi yg nggak masuk akal dan tidak mempertimbangkan profesionalisme. Alumni STPDN yg nota benenya disekolahkan negara dibidang pemerintahan, malah disuruh ngurusi administrasi. Sedangkan orng yang tidak ada basic pemerintahan di angkat jadi lurah. Parahanya lagi, ada PNS yang kerjaannya mabuk2 kan eh,,,malah diangkat jadi lurah.

Jadi apa dong gunanya anak-anak kita sekolahkan jika kemudian nanti pemerintah tidak menggunakan alasan profesionalisme dalam pekerjaan.



Arkas Viddy
1-3-2010 07:58:19

Mohon dimuat artikel Opini secara Online, biar kami yang berada di luar negeri juga bisa membaca artikel2 opini yang ada. Terima kasih atas dimuatnya artikel saya tentang Bailout Century....Bagaimana artikel saya tentang ACFTA (dua artikel)? Semoga cepat dimuat.

Salam



ryu grizly fark
26-2-2010 18:21:04

sekadar usul,gmna kalau koran radar tarakan juga menyediakan rubrik untuk sebatik.karna sebatik merupakan garda terdepan di tapal batas yang kurang mendapat eksploitasi media terutama oleh radar tarakan sendiri.itu akan menjadikan pembaca lebih mengetahui keadaan wilayah perbatasan sebatik.



kaisar
26-2-2010 07:39:49

Alhamdulilah IACS Indonesia Anti Corruption Soceity KOTA TARAKAN telah terbentuk semoga dengan terbentuknya IACS di kota ini bisa memberantas koropsi demi kepentingan rakyat semangat.....  kami selaku masyarakat senantiasa mendukungmu.



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.