Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Kriminal
Senin, 8 Februari 2010
Duel Maut, Satu Tewas


BALIKPAPAN - Pasar Pandansari, tepatnya PKL di lapak sayur geger. Di kawasan yang selalu ramai itu, terjadi pertumpahan darah duel maut, Minggu (7/2) dinihari kemarin sekitar pukul 02.00 Wita. Dalam duel maut itu, dua pria terkena tikam yang mengakibatkan satu korban tewas dan satunya lagi dilarikan ke RSU Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan karena menderita luka tikam pinggang.

Aktor utama duel maut tersebut adalah Supriyanto (24) warga Pandan Sari Dalam, Margasari Balikpapan Barat.  Supriyanto si tukang parkir tersebut duel melawan Ilham (24) dan Naso (23) keduanya warga Jl Dahor Dua, Kelurahan Baru Ilir. Para korban sehari-harinya adalah pedagang sayur di lapak kawasan pasar Pandan Sari. Ilham  tewas di tempat kejadian perkara (TKP) akibat dadanya tertembus pisau yang dihujamkan Supriyanto. Dalam waktu yang hampir bersamaan, Naso juga terkena tikaman Supriyanto mengenai pingganya sehingga korban dilarikan ke RSKD Balikpapan.

Supriyanto kini meringkuk di tahanan Polsekta Balikpapan Barat setelah diamankan polisi beberapa saat sesudah kejadian.   Supriyanto mengaku, menikam Ilham dan Naso karena ingin membela pamannya Hasang (40).  Pengakuan tersangka kepada Post Metro, perisitiwa ini berawal ketika Ilham dan Naso  yang tengah minum minuman keras (miras) di  atas lapak dagangan mendatangi Hasang (40), paman Supriyanto yang kebetulan sedang melintas sekira  pukul 01.00 Wita dini hari.
 “Paman saya dimintai uang katanya untuk tambah-tambah beli minum namun ditolak,” kata tersangka Supriyanto di Mapolsekta Balikpapan  Barat.

Setelah pergi, Hasang yang pagi buta itu tengah menyiapkan jualannya memilih kembali ke pasar dan melintas lagi di hadapan Ilham dan Naso. Hasang pun kembali dicegat oleh Ilham dan teman-temannya. Takut terjadi apa-apa Hasang yang ketika itu dimintai rokok dan korek  langsung mengeluarkan dan memberikan kepada korban.

Nyatanya, apa yang diperbuat Hasang malah memancing emosi Ilham dan Naso. “Kedua korban dari keterangan saksi yang kami periksa saat itu malah mengatakan bahwa mereka merasa diolok-olok karena kembali lagi. Karena ketakutan paman tersangka (Hasang, red) memilih lari,” kata penyidik Polsekta Balikpapan Barat, kemarin.
Di sinilah  peristiwa berdarah itu berawal.  Hasang yang merasa takut saat itu juga langsung menceritakan apa yang dialaminya kepada Supriyanto. Mendengar cerita itu, Supriyanto langsung mendatangi ke lokasi kejadian dengan membawa badik.  “Saya bawa badik karena niat jaga diri waktu itu,” kata Supriyanto.

Anto, apaan tersangka Supriyanto mengaku tak mengenal Ilham dan Naso, dan dia  mencoba mencari keberadaan keduanya. Saat sampai di lokasi kejadian, Supriyanto tak mendapati Ilham dan teman-temannya. Nah, saat berkeliling mencari, dari kejauhan Ilham memanggil-manggil tersangka Supriyanto.

“Saya coba cari di tempat ngumpul yang diceritakan paman saya (Hasang,red) tapi ndak ketemu. Saya coba keliling, dari jauh saya diteriaki sama orang itu (korban,red). Langsung saya datangi,” terang tersangka yang mengaku tukang parkir ini.

Modal kenekatan, Anto mendekat. Ilham dan Naso yang berada tepat di hadapan sudah menunjukkan hawa permusuhan. “Niat saya waktu itu mau mendamaikan , tapi pada waktu itu malah saya dipukuli. Saya diam aja ndak melawan,” aku tersangka Supriyanto.

Menurut pengakuan tersangka lagi, pukulan pertama dilayangkan oleh Naso kebagian tangan dan wajahnya bahkan salah satu ada yang menggunakan balok. “Saya diam aja waktu itu, tapi saya terus dipukuli sampai akhirnya saya dikeroyok, ” timpal Supriyanto sambil menunjukkan tangannya yang luka memar.
Saat Naso memukul, Supriyanto yang sebelumnya membawa badik di balik pinggangnya langsung mengeluarkan badik itu dan menikam ke arah perut Naso. “Saya takut juga waktu. Saya keluarkan badik saya tusuk ke perut Naso sekenanya. Setelah saya tusuk dia (Naso,red)   lari, tinggal Ilham yang masih memukuli saya,” bebernya.

Naso dengan kondisi perut robek tertikam langsung kabur menjauhi serangan Anto. Ilham yang tak mau ikut tertusuk masih terus memukuli Anto. Namun, nyatanya Ilham bernasib serupa dengan Naso. Tusukan Anto yang membabi buta menembus beberapa bagian tubuhnya. Ilham pun tewas di tempat.   

“Saya tikam Ilham berkali-kali, kalau ditanya berapa jumlahnya saya sudah ngga ingat,” imbuh tersangka.  Anto selanjutnya menyerahkan diri ke kepolisian selang beberapa jam kemudian. “Saya lari bukan berniat kabur, tapi mau menyerahkan diri karena keluarga korban banyak. Jadi saya takut,” kata Supriyanto yang menyerahkan diri ke Mapolresta Balikpapan.
 jenazahn Ilham selanjutnya di bawa ke ruang mortuary (mayat) RSKD Balikpapan untuk dilakukan proses autopsi. Dari keterangan yang didapat di ruang mortuary tempat dilakukan autopsi,  Ilham tewas akibat luka mematikan di area dada yang menembus jantung.
Sementara itu, Naso korban luka tusuk masih  menjalani perawatan di ruang Flamboyan C bangsal 10 RSKD Balikpapan.”Keluarga saya kena tikam di bagian perut hingga pinggang kanan,” terang kerabat Naso saat ditemui harian ini, malam tadi.  Parawat yang bertugas di ruang Flamboyan C mengatakan, kondisi Naso masih lemah setelah korban menjalani operasi, siang kemarin. “Pasian (Naso, red) belum bisa diajak ngomong. Kondisinya masih lemah karena masih ada pengaruh bius setelah menjalani operasi. Tolong jangan diajak bicara dulu. Kalau mau nanya-nanya, sama keluarganya saja,” kata seorang perawat.

Kapolresta Balikpapan AKBP A Rafik didampingi Kapolsekta Balikpapan Barat AKP Rizal Muchtar membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. “Tersangka sudah kami amankan untuk pemeriksaan. Saksi yang juga kami periksa sekitar lima orang,” katanya.
Rizal menambahkan, badik yang digunakan oleh tersangka masih dicari karena dibuang saat melarikan diri seusai menikam. “Tersangka akan dijerat pasal 338 KUHP junto pasal 351 KUHP dengan ancaman hingga 12 tahun penjara,” tandasnya.(bm-8ono/bm-9)



Buku Tamu

y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



henrry irawan
14-6-2010 14:56:06

Pemimpin yang baik harus bisa Bijaksana, bijaksini dan bijaksitu sehingga dapat terwujudkan masyarakat yang adil dan makmur....



AINI
10-6-2010 09:55:56

BUTUH INFO NIE TENTANG SYARAT MEMILIKI PERUMAHAN PNS YANG ADA DIDAERAH DIJUATA,SOALX KETINGGALAN BERITAX,YANG LENGKAP YACH,DAN UNTUK PEMERINTAH KOTA YANG UDAH MENGAMBIL ALIH,TOLONG NANTI DISOSIALISASI DI SEKOLAH2.THANKS



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.