Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Kriminal
Selasa, 9 Maret 2010
26 Pelajar Korban Kebakaran
Butuhkan Seragam Sekolah dan Buku

 

BALIKPAPAN - Musibah kebakaran yang menghanguskan 44 pemukiman yang ditinggali 51 kepala keluarga (kk) di kawasan Jl Wolter Monginsidi  RT 49 dan RT 41 kelurahan Baru Ulu Balikpapan Barat, Selasa (2/3) sekitar pukul 21.20 Wita, terus menyisakan luka. Selain nasib tempat tinggal, satu lagi nasib serius yang mesti dikaji pemerintah. Masalah itu yakni bagaimana kelanjutan nasib para pelajar anak korban kebakaran yang bersiap-siap  menjelang ujian nasional (UN). Anak-anak sekolah yang menjadi korban kebakran membutuhkan uluran tangan.

Dari data yang diperoleh Post Metro, dari 206 jiwa korban kebakaran  ketujuh yang terjadi sepanjang  tahun 2010 itu, sebanyak 10 % persen atau 26 orang adalah anak-anak berstatus pelajar. Mereka berasal dari berbagai pendidikan baik itu tingkat taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Nah,  pertanyaannya. Apakah ada aliran bantuan yang singgah demi masa depan sekolah mereka. Seragam sekolah dan buku-buku pelajaran sekolah mereka ikut hangus terbakar.
Ditemui secara acak, para warga korban kebakaran rata-rata menjawab bantuan berupa peralatan sekolah baik itu buku, alat tulis menulis hingga seragam belum juga diterima. ”Kami baru mendapatkan bantuan berupa sembako dan beberapa bantuan lain. Kalau baju sekolah anak saya belum ada sampai sekarang,” kata salah satu warga saat ditemui media ini, kemarin.

Memang saat ini bantuan yang hinggap di posko bantuan, rata-rata terfokus pada bahan pokok rumah tangga. Sah-sah saja, sebab warga juga membutuhkan bentuk bantuan itu.”Alhamdulilah ada bantuan terus menerus kita terima,” kata Amat salah satu korban. Akan tetapi, warga berharap nasib anak mereka dapat segera dikedepankan.”Yah paling tidak ada bantuan untuk  keperluan sekolah anak saya,” harap Amat.

Sebagimana diketahui, kebakaran itu sendiri terjadi sekitar pukul 21.20 Wita saat lampu PLN tengah padam. Tiba-tiba warga dikejutkan melihat ada kepulan asap dari salah satu rumah sehingga mengundang perhatian warga setempat.  Warga sempat berusaha memadamkan api, namun api akibat dipucu kencangnya angin dan mayoritas bangunan terbuat dari kayu sehingga api terus membesar dan  melalap rumah di lingkungan  padat tersebut. APi sendiri dapat dipadamkan dua jam kemudian. Akibat kebakaran, kerugian mencapai satu milyar.(bm-8/kpnn)



 



Buku Tamu

Putra
7-9-2010 22:22:35

Saya adalah mahasiswa slah satu Universitas d Surabaya, Setelah saya balik dari Srabaya selama 3 tahun. Ternyata tdk ada perubahan yg signifikan trhdap Tarakan, dilihat dari beberapa aspek yaitu: Bandara Juata dikatakan Internasional tp mengurus bagasi penumpang msih ada mslah sperti kerusakan dan khilangan brang trus bangunan yg blum memadai, seharusnya hal ini cpet dbngun gedung baru untk menarik byk penrbangan k Tarakan shingga ekonomi Trakan cpat naik.  untuk jalan menuju ke UB melawati Gunung Amal, yg saya sndiri melihat ini rawan kecelakaan, apa lagi UB ud menjadi Negeri yg berada di satu2x Kaltara dan karena gunungnya trlalu tinggi maka ada perlunya perbaikan jalan untuk mempermudah akses perkuliahan. Tolong kpada Pmerintah Tarakan melihat ini, krena ini demi kemjuan kita bersama dan untuk Kaltara, mohon maaf salah kata dari saya, kritik dan saran ini hanya untuk membangun kota Tarakan yg kita cintai ini.



anak tarakan
22-8-2010 18:30:27

yang terhormat, bapak bapak polisi di kota tarakan. mohon di tertibkan bagi para pengguna kendaraan roda dua yang menggunakan lampu kabut berwarna kuning, apakah itu sesuai dengan standarisasi untuk kendaraan roda dua..?

masih banyak ditemui pengguna jalan menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat..!!



y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


      Copyright @2010 Media Link
      Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
      Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.