|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Bulungan Malinau Nunukan Berau Kaltim Kriminal Nasional Ekonomi Internasional Hiburan Olah Raga Kaltara Tana Tidung Politik Metro-Interaktif |
Berita Malinau
Kamis, 2 September 2010 PNS Harus Berbudaya Malu, Tertib, dan Kerja MALINAU – Prajabatan golongan I, II, dan III ditutup di ruang Laga Fratu Kantor Bupati, Rabu (1/9) kemarin. Dalam acara tersebut, ada dua pesan yang disampaikan oleh Drs H Suriansyah MAP, Asisten Bidang Administrasi dan Aset Setkab Malinau, kepada calon PNS. Pertama, soal pemahaman terhadap aturan baru PNS berdasarkan Permen No. 53 Tahun 2010 yang mulai diberlakukan tahun ini. Pemahaman terhadap peraturan ini, tegas H Suriansyah, penting untuk membangun performa pegawai yang ideal, disiplin, profesional, memiliki integritas dan loyalitas baik terhadap pekerjaan serta pimpinan. “Pesan saya, silakan rekan-rekan pahami aturan itu agar kita bisa menjadi pelayan publik yang baik,” ujarnya. Dijelaskan Suriansyah, aturan baru tersebut lebih tegas dan lebih mendisiplinkan PNS dalam bekerja. Sanksi dan reward terhadap PNS diatur dan ditetapkan lebih tegas. “Jadi jangan sampai terkejut ketika misalnya seorang pegawai harus berhadapan dengan aturan itu. Dalam penegakan disiplin masuk kerja sebetulnya hampir sama dengan sistem absensi sidik jari kita. Hanya pengaturan sanksinya lebih tegas dan mengikat,” urainya. Kedua, sambung Suriansyah seraya mempertegas pesan tertulis Bupati Marthin Billa yang dibacakannya, setiap pegawai harus membiasakan diri dengan budaya malu, tertib, dan kerja. “Malu kalau bolos atau kalau berkinerja tidak baik. Tertib dalam bekerja dan bertingkah laku, baik di tempat kerja maupun di lingkungan masyarakat. Dan profesional dalam bekerja,” jelasnya. Sebagai pegawai yang dibayar negara alias dibiayai oleh masyarakat, Suriansyah berpesan PNS wajib mempertanggungjawabkannya pada masyarakat. Dalam prajabatan, terangnya, semua itu diajarkan pada seluruh peserta baik yang bersifat pengetahuan maupun prilaku. “Perilaku harus dibenahi. Kami tidak mau mendengar pengaduan masyarakat ada PNS yang berbuat onar atau berulah tidak baik sehingga meresahkan masyarakat,” tandasnya. Terkait dengan pesan kedua ini Suriansyah, kepada 326 peserta, 161 golongan I dan II serta 165 golongan III, mengingatkan satu falsafah sederhana seorang pegawai. Seorang pegawai, ungkapnya jika datang harus menambah dan jika tidak datang mengurang. “Artinya kehadirannya diharapkan dan ketidakhadirannya tidak diharapkan. Mengapa, karena ia memiliki potensi dan kinerja baik yang bisa memberikan andil besar terhadap pekerjaan. Bukan sebaliknya, ada atau tidak ada tidak berpengaruh apa-apa terhadap lingkungan dan pekerjaan atau malah sebaliknya. Kedatangannya malah memperkeruh suasana kerja sehingga rekan kerja malah berharap tidak datang. Tinggal pilih, kita masing-masing mau ada pada posisi mana?” jelasnya.(ida)
Cheers! let me post some links here., the paris hilton sex tape, 7180, # Dikirim oleh oTkENujphB | 9-2-2012 19:31:37
where the products were outperformed, found kitchen. , payday direct deposit, =-OOO, sba loan< # Dikirim oleh advance | 9-2-2012 19:31:34
to amount up a first young poultrygeist of their terrain same good money. , personal bank loan malaysia, 69316, # Dikirim oleh bad | 9-2-2012 19:31:31
Chicago is one of the colonists of the automobile. , emergency cash loan, :-((, teachers feder # Dikirim oleh business | 9-2-2012 19:31:29
Todays Special Offer How Does Cozaar Work or Tramadol Xr or
# Dikirim oleh uypGIIMBByaudsE | 9-2-2012 19:30:29
Komentar Anda mengenai berita "PNS Harus Berbudaya Malu, Tertib, dan Kerja"
|
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||