Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Nasional
Senin, 8 Februari 2010
Empat DPO Pembobolan ATM Kabur ke Luar Negeri


JAKARTA—Pengejaran besar-besaran terhadap pelaku pembobolan rekening tabungan melalui Automatic Teller Machine (ATM) dan kartu kredit, membuat para pelaku kalang kabut. Buktinya dari sejumlah nama pelaku yang telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO), empat nama dilaporkan melarikan diri ke luar negeri.

“Ada empat pelaku yang sedang kita kejar, kita berharap dalam waktu dekat ini mereka sudah dapat ditangkap.” ujar Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Edward Aritonang, melalui layanan pesan singkat (SMS) kepada wartawan, kemarin (7/2). Para tersangka yang kabur itu, diketahui berinisial, S alias BS, H alias Hen, T alias TC dan M alias Marinuf salah seorang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Bulgaria.

Sementara itu, untuk sejumlah pelaku yang terindikasi masih berada di Indonesia, polisi melakukan pencekalan. Ini untuk mempersempit ruang gerak mereka dan mencegah kabur ke luar negeri.

“Ada beberapa tersangka yang sudah kami cekal agar mereka tidak melarikan diri, cukup banyak nama,” tambah Kabareskrim Polri, Komjen (pol) Ito Sumardi. Dari hasil pengembangan, tambahnya, para pelaku diduga melarikan diri ke sejumlah Negara di Asia. Jenderal bintang tiga ini mengaku pihaknya telah bekerjasama dengan Interpol untuk mengungkap kasus ini.

Kasus ini sendiri diduga kuat melibatkan sindikat internasional. Ini seperti dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Boy Rafli Amar, beberapa waktu lalu. Boy mencontohkan dari pengungkapan kasus pembobolan ATM yang menggunakan Skimmer di Jakarta, diketahui para pelaku memiliki jaringan hingga Australia dan Kanada.

Data yang terbaca skimmer di kirim ke dua negara itu untuk diterjemahkan ke nomer pin siap pakai. Ini kemudian yang digunakan para pelaku untuk menguras tabungan korban. Seperti diberitakan sebelumnya, hingga saat ini sedikitnya sebelas orangn masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polri dalam kasus ini.

Mereka diketahui berinisial TC, YC, Hen, AG alias BS, BP, Wil, Ron dan M (Marinuf) warga Negara Bulgaria. Selain itu, DPO lainnya yakni, Gun, Rif dan Yong. Sementara jumlah nasabah yang menjadi korban mencapai 256 dengan total kerugian belasan miliar rupiah.(zul/jpnn)



Buku Tamu

y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



henrry irawan
14-6-2010 14:56:06

Pemimpin yang baik harus bisa Bijaksana, bijaksini dan bijaksitu sehingga dapat terwujudkan masyarakat yang adil dan makmur....



AINI
10-6-2010 09:55:56

BUTUH INFO NIE TENTANG SYARAT MEMILIKI PERUMAHAN PNS YANG ADA DIDAERAH DIJUATA,SOALX KETINGGALAN BERITAX,YANG LENGKAP YACH,DAN UNTUK PEMERINTAH KOTA YANG UDAH MENGAMBIL ALIH,TOLONG NANTI DISOSIALISASI DI SEKOLAH2.THANKS



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.