Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Nasional
Senin, 8 Februari 2010
Komplotan Gendam Sedot Rp 1,4 M
Ditabok lalu Dihadiahi Rolex Palsu

SURABAYA - Acok Ridwan alias Adnan Safrudin bin Karim, 44, sempat emosi saat dicecar pertanyaan wartawan di teras Mapolres Surabaya Selatan kemarin. “Ngapain kamu tanya-tanya pada saya,” tegur Acok. Dia adalah otak dari komplotan gendam. Setahun terakhir, tercatat ada dua puluh korban. Dengan kerugian mencapai Rp 1,4 miliar.

Acok ditangkap Rabu pekan lalu (3/2). Penangkapan itu adalah puncak berbagai informasi yang telah dihimpun polisi dari dua puluh korban. Saat ditangkap tersebut. Acok bersama Erik Estrada alias Awang David bin Anwar Yusuf, 27. Mereka berdua melintas di Jalan Margorejo, naik Toyota Avanza hitam B 1375 SFI.

Erik Estrada yang menjadi sopir waktu itu tahu jika dirinya dikuntit. Akibatnya, mereka berusaha kabur dengan menabrak terlebih dahulu mobil petugas Satreskrim Polres Surabaya Selatan. Dalam aksi itu, Erik juga sempat menabrak seorang pengendara motor.

Tidak lama, mobil yang dikemudikan Erik berhasil dipepet petugas. Mereka tidak melawan saat digeledah. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu bendel uang dolar AS pecahan USD 100. Jumlahnya USD 1.000. Selain itu, petugas juga menemukan enam arloji Rolex palsu.

Setelah diinterogasi, keduanya langsung dikeler di tempat kos di Jalan Dukuh Kupang Timur XVI/14. Di tempat itu, petugas menangkap Basri Said, 37, dan Abdul Muin alias David Ibrahim, 47. “Semuanya ini satu komplotan,” tegas Kapolres Surabaya Selatan AKBP Bahagia Dachi.

Komplotan itu punya pembagian tugas yang rapi saat beraksi. Erik dan Basri bergantian menjadi sopir. Sementara Acok dan Muin bergantian menjadi eksekutor. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Surabaya Selatan AKP Leonard Sinambela, korban utama bidikan komplotan Acok adalah perempuan. Setelah menemukan target, orang yang bertugas sebagai eksekutor langsung melakukan pendekatan.

Cuap-cuap pertama kali yang kerap ucapkan komplotan ini adalah curahan keluhan karena kehabisan perbekalan. Kepada korban, mereka mengaku pelancong dari negeri Jiran Malaysia. “Kebetulan logat bicara mereka Melayu,” tambah Leonard.

Sebelum berkomunikasi, Acok atau Muin terlebih dahulu menabok pundak korban. Cara itu dilakukan sambil menyapa. Menurut pengakuan Acok, tabokan itu adalah penyalur ilmu gendam yang mereka miliki. Setelah itu, pelaku mulai menambah intensitas komunikasi. Beberapa kali, komunikasi mengarah pada kong-kalikong bisnis. Bla-bla-bla, ujung-ujungnya pelaku meminta sejumlah uang kepada korban. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, pelaku memberikan sebuah arloji Rolex palsu.

“Selain ucapan terima kasih, arloji itu juga untuk mengikat komunikasi dengan korban,” jelas Leonard. Selama diajak berbicara, seluruh korban mengaku sadar. Bahkan saat pergi ke ATM untuk menarik uang, juga dalam kondisi sadar. “Tetapi nyatanya uangnya juga diberikan begitu saja,” ungkap Leonard.

Dari tangan keempat tersangka, petugas berhasil menyita 13 arloji Rolex palsu. Arloji itu mereka dapatkan dari Jakarta. Petugas kini sudah mengantongi nama penyuplai arloji abal-abal itu. Mereka adalah AC, warga Jakarta, dan BA, warga Malang. “Sekarang masih dalam proses pengejaran,” tambah Leonard. (wan/dos)



Buku Tamu

y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



henrry irawan
14-6-2010 14:56:06

Pemimpin yang baik harus bisa Bijaksana, bijaksini dan bijaksitu sehingga dapat terwujudkan masyarakat yang adil dan makmur....



AINI
10-6-2010 09:55:56

BUTUH INFO NIE TENTANG SYARAT MEMILIKI PERUMAHAN PNS YANG ADA DIDAERAH DIJUATA,SOALX KETINGGALAN BERITAX,YANG LENGKAP YACH,DAN UNTUK PEMERINTAH KOTA YANG UDAH MENGAMBIL ALIH,TOLONG NANTI DISOSIALISASI DI SEKOLAH2.THANKS



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.