|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Olah Raga
Kamis, 11 Maret 2010 Della Valle : Prandelli Aman TERSINGKIRNYA Fiorentina dari pentas Liga Champions membuat posisi allenatore Cesare Prandelli kembali dipertanyakan. Apalagi, ini adalah kekalahan kedua La Viola dalam empat hari terakhir. Sebelumnya, mereka dibekuk tim yang tengah bermasalah, Juventus, 1-2 di ajang Serie A (6/3). Kegagalan ini hanya puncak dari buruknya penampilan La Viola. Di Serie A, peringkat mereka juga terus melorot. Setelah dikalahkan Juventus lalu, Fiorentina kini bercokol di posisi ke-11. Jika kondisi ini tidak cepat diperbaiki, kecil kemungkinan mereka untuk kembali ke Liga Champions musim depan. Pemilik Fiorentina Diego Della Valle mencoba meredam gencarnya pertanyaan seputar masa depan Prandelli di Artemio Franchi. Menurut dia, posisi mantan pelatih AS Roma itu saat ini masih aman. “Prandelli adalah pelatih kami. Dia tactician hebat, dan kontraknya masih tersisa satu musim dengan kami,” papar Della Valle, sebagaimana dilansir Reuters. “Bagi kami, kontrak wajib dihormati, sehingga tidak ada masalah dengan status pelatih kami,” lanjutnya. Sebenarnya, masalah yang ada lebih besar dari sekadar tereliminasinya Fiorentina. Italia kini terancam mendapat pemotongan kuota peserta Liga Champions lantaran peringkat koefisien klub-klubnya terus merosot. Wakil mereka di turnamen ini tinggal AC Milan dan Inter Milan. Di Europa League, yang notabene merupakan kasta kedua turnamen antarklub Eropa, Italia malah hanya menyisakan Juventus. Saat ini, koefisien klub-klub Italia masih menduduki peringkat ketiga di UEFA. Mereka berada di bawah Inggris dan Spanyol. Namun, jika sampai tersalip Jerman, mulai musim 2011 mendatang mereka harus menyerahkan satu kuota Liga Champions ke negeri yang dipimpin kanselir tersebut. Sekali lagi, Della Valle menegaskan bahwa Prandelli tidak perlu mengkhawatirkan jabatannya. Sebab, kegagalan La Viola lolos ke delapan besar bukan murni karena kesalahan Prandelli. Sebaliknya, yang patut dipersalahkan adalah wasit Tom Henning Ovrebo yang dianggap merampok kemenangan timnya. “Sungguh memalukan, kami tersingkir justru ketika berusaha menunjukkan pada publik bagaimana caranya main sepak bola,” kecam Della Valle kepada Triball Football. “Ketika hasil drawing 16 besar keluar, pemain Bayern Munchen bilang akan mencukur kami 5-0. Kenyataannya, mereka menang dengan bantuan Ovrebo,” lanjutnya. “Menang 3-2 tanpa memikirkan kembali hasil first leg jelas tak mungkin. Pikiran kami selalu melayang ke laga pertama itu, dan wajar kalau fans menyuarakan kekecewaannya,” papar dia. Dalam laga itu, suporter Fiorentina mengecam sang wasit habis-habisan. Mereka meneriaki Overbo dengan sebutan pencuri. (na) |
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||