|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Olah Raga
Kamis, 11 Maret 2010 TAKTIK JITU ![]()
LONDON - Arsenal menjadi wakil Inggris pertama ke perempat final Liga Champions musim ini. Tiket delapan besar direbut The Gunners - sebutan Arsenal - setelah “meledakkan” gawang FC Porto lima gol tanpa balas di Stadion Emirates kemarin dini hari WIB (10/3). Penampilan luar biasa Arsenal tak lepas dari kekalahan kontroversial 1-2 di Portugal tiga pekan lalu (17/2). Arsenal merasa dicurangi wasit kala itu karena mengesahkan gol kedua Porto yang disebut kubu The Gunners layaknya gol tim sekolah. Pembalasan setimpal berlangsung kemarin sekaligus memastikan tim besutan Arsene Wenger itu lolos dengan agregat mentereng 6-2. “Tidak mudah menjadi delapan terbaik di Eropa karena lawan-lawan Anda semakin bagus,” kata Wenger sebagaimana dilansir Sky Sports. Taktik jitu Wenger memegang peranan atas kemenangan besar Arsenal kemarin. The Gunners sempat diragukan bakal membalikkan keadaan seiring cederanya skipper Cesc Fabregas. Namun, Wenger yang berjuluk The Professor itu mampu menyulap Samir Nasri sebagai pengganti Fabregas. Wenger mengubah skema 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 dengan menempatkan Nasri sebagai otak serangan di belakang Nicklas Bendtner. Hasilnya, berawal dari umpan terobosan Nasri kepada Andrei Arshavin, terjadi skrimit di kotak penalti Porto. Bola liar disodok Bendtner untuk membuka keunggulan tuan rumah saat laga baru berjalan sepuluh menit. Bendtner menggandakan keunggulan Arsenal pada menit ke-25 memanfaatkan umpan akurat Arshavin. Striker Denmark itu menorehkan hat-trick pertamanya bagi Arsenal setelah menuntaskan eksekusi penalti di masa injury time. Penalti dihadiahkan wasit Belgia Franck De Bleeckere setelah Jorge Fucile melanggar Emmanuel Eboe di kotak 16. Sebelum itu, The Gunners mencetak dua gol cantik hanya dalam tempo tiga menit. Pada menit ke-63, Nasri meliuk-liuk dari sisi kanan luar kotak penalti Porto, melewati tiga pemain lawan, lalu menaklukkan kiper Helton. Selang tiga menit kemudian (66’), serangan balik cepat Arsenal yang dimotori Arshavin memudahkan Eboue mencetak gol pertamanya di Liga Champions musim ini. “Strategi berjalan sangat efektif karena kami sepenuhnya mengontrol jalannya pertandingan. Dari 90 menit, kami mendominasi selama 80 menit,” kata Wenger setelah pertandingan kepada Sky Sports. Porto merupakan tim dengan materi penuh skill dan senantiasa mengandalkan penguasaan bola. Tapi, dalam laga kemarin, Dragoes - sebutan Porto - seperti mati kutu. “Kami melakukan start bagus pada 15 menit pertama. Kami sangat kuat dan terus menekan. Apalagi setelah kami mencetak gol cepat yang tentunya memengaruhi mental pemain lawan,” jelas Wenger. Arsitek Porto Jesualdo Ferreira mengakui dominasi Arsenal. “Mereka bermain sangat bagus meski saya tidak berpikir kami layak kebobolan lima gol. Arsenal juga tim yang pandai memancing permainan lawan untuk selanjutnya menghabisinya. Kekalahan ini sangat menyakitkan,” terangnya kepada AFP. Kekalahan dari Arsenal memperpanjang catatan tidak pernah menang Porto di daratan Inggris. Dragoes juga gagal mengulang prestasi musim lalu. Yakni menembus perempat final kali pertama sejak menjadi jawara di era kepelatihan Jose Mourinho enam tahun lalu. (dns) |
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||