Newsflash :
Dua SKPD Baru Segera Dibentuk. TARAKAN - Berawal dari keinginan untuk menciptakan manajemen pengelolaan keuangan dan aset daerah yang baik dan patuh aturan, Pemkot Tarakan kini berupaya menyusun satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru yang tugasnya khus <<>> Bayi Hydrocepalus Belum Diberangkatkan - SAFRINI MAHARANI, bayi penderita hydrocepalus, hingga berita ini diturunkan belum juga mendapat pertolongan medis dengan segera. Buyut bayi itu mengatakan, pihaknya masih menunggu hingga usia cicitnya itu genap set <<>> TARAKAN – Pihak Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kota Tarakan juga mendukung rencana penerapan saksi pidana bagi pemeluk agama Islam yang melakukan nikah di bawah tangan (nikah siri) maupun nikah dengan jangka waktu tertentu (kontrak/mut’ah) <<>> Anny Terpilih ke Amerika Serikat. Plt Pimprus Radar Tarakan, Indra dan Gunawan. TARAKAN - Anny Susilowati, pemimpin perusahaan (Pimprus) Radar Tarakan terpilih menjadi salah satu peserta International Visitor Leadership Program (IVLP) ke Amerika Serikat ( <<>> Tarakan Terbanyak Kedua Penerima Penghargaan - Raih Dua Panji dan 6 Tropi Penghargaan dari Gubernur Kaltim <<>> SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Politik
Senin, 8 Februari 2010
Demokrat Belum Ajukan Nama ke SBY


JAKARTA - Wacana reshuffle yang diusung Partai Demokrat sehubungan dengan perjalanan Pansus Hak Angket Bank Century terus bergulir. Meski sudah menyampaikan langsung usul itu ke Presiden SBY, partai peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2004 tersebut masih belum mengajukan nama anggota kabinet yang perlu diganti.

"Belum sejauh itu, belum ada nama-nama yang kami rekomendasikan untuk di-reshuffle," kata Sekjen DPP Partai Demokrat Amir Syamsuddin di Jakarta Sabtu (6/2). Termasuk, lanjutnya, menteri dari partai mana saja yang perlu diganti.

Menurut dia, ide reshuffle yang pernah disampaikan sesungguhnya hanya bersifat masukan dan pertimbangan. Tujuannya hanyalah memperingatkan partai-partai koalisi agar tetap konsisten terhadap komitmen koalisi. Selebihnya, keputusan akhir tetap diserahkan kepada presiden. "Dan, ternyata masukan kami itu berdampak positif, partai-partai (koalisi) kini terus menjalin komunikasi dengan kami," tambahnya.

Dengan kondisi seperti sekarang, Amir yakin hak angket Bank Century akan berakhir dengan baik. "Bukan untuk menutupi kebenaran atau bangkai gajah, tapi justru menghadirkan apa yang sebenarnya, tanpa tendensi apa pun," kata politikus berlatar belakang pengacara itu.

Dia lantas mengakui bahwa munculnya wacana reshuffle tersebut disebabkan kekecewaan mendalam Demokrat terhadap mitra koalisi dalam perjalanan Angket Century. “Kalau dibilang marah ya bagaimana, memang seperti itu,” tandasnya.

Menurut Amir, sejak awal, pansus seakan-akan hanya diarahkan kepada upaya mencari kesalahan. Misalnya, sebutnya, soal latar belakang krisis yang menjadi alasan pengucuran bailout.

Dia menyesalkan pansus yang justru menempatkan mantan Wapres Jusuf Kalla sebagai saksi utama terkait dengan latar belakang krisis tersebut. “Tentu saja, jawabannya tidak ada krisis. Kenapa tidak ada pemanggilan terhadap pelaku usaha atau perbankan kalau mau mengungkap kebenaran. Apa seperti ini kebenaran itu" gugatnya.

Belum lagi, tambah Amir, cara pansus memintai keterangan saksi. Banyak pertanyaan yang menyudutkan saksi. “Bagaimana tidak marah melihat yang kemarin-kemarin itu,” ujarnya.

Dia menegaskan, kekecewaan Demokrat yang berujung pada usul reshuffle kabinet tersebut bukan hanya dilatarbelakangi wacana pemakzulan kepada SBY. Namun, Demokrat kecewa karena sejumlah partai koalisi terkesan terus mengarahkan sasaran tembak kepada orang-orang di sekitar kebijakan. Mereka, antara lain, Boediono dan Sri Mulyani. (dyn/tof/jpnn)



Buku Tamu

tietien
8-3-2010 07:08:57

ass.

buat tim redaksi radar tarakan

 

lam kenal...

quw titin putri daerah kota tarakan tercinta

kebetulan lagi kuliah di Malang n sekarang lagi nyusun skripsi dengan tema "Pemanfaataan Lahan Pesisir Sesuai Daya Dukung Lingkungan Kota Tarakan"

ku butuh banget ni ka....berita2 ttg kerusakan lingkungan pesisir yang pernah dipublikasikan koran radar tarakan....buat data pendukung penelitian aq....

barusan quw coba akses di web radar ternyata yang ada smua berita2 terupdate....trus gak nemu masalah degradasi lingkungan pesisir...pasti ada berkas berita kerusakan lingkungan tahun2 sebelumnya....

bisa minta tolong gak kaka/mas/mba radar tarakan untuk kirimin ke email aq...berita2 kerusakan lingkungan pesisir kota Tarakan....

sangat butuhhhhh sekaliiii....

quw tunggu konfirmasi secepatx via email ato hp....

Nope quw...081334253800

Terima Kasih ^_^



hasdar
6-3-2010 19:35:05

semoga radar tarakan selalu mengapdate masalah pemekaran di sebatikWink



arin
6-3-2010 09:30:33

buat radar tarakan kalau beri informasi tolang yang benar dong ! yang demo di juata  ada 150 warga bukan 30 capek dech...!



nana
5-3-2010 10:04:42

admin tolong dong bgian X-pose nya D bkin bgus gy key.. thnk's,,, by:nana_cute



didik
2-3-2010 19:26:05

Radar tarakan jangan mempublikasikan berita asal saja, mungkin karena wartawannya dikasi uang lalu berita palsupun dimuat.

Supaya diketahui . bahwa pt.adani global mengeruk habis pulau bunyu, tidak perduli hutan maupun kebun yang cuma dibeli Rp. 1000/meter.

Areal pertambangan batu bara hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman warga,

tak lama lagi bunyu akan tenggelam, pernyataan menhut itu sangat benar.

salam didik

 



budi
1-3-2010 22:00:59

buat radar.. tolong kalo posting berita jangan ada tang ditutupin.. khususnya ttg nunukan. thks



wisnu
1-3-2010 18:42:51

Tlng dong Radar Tarakan mengkritisi mutasi di jajaran Pemkot. Itu mutasi yg nggak masuk akal dan tidak mempertimbangkan profesionalisme. Alumni STPDN yg nota benenya disekolahkan negara dibidang pemerintahan, malah disuruh ngurusi administrasi. Sedangkan orng yang tidak ada basic pemerintahan di angkat jadi lurah. Parahanya lagi, ada PNS yang kerjaannya mabuk2 kan eh,,,malah diangkat jadi lurah.

Jadi apa dong gunanya anak-anak kita sekolahkan jika kemudian nanti pemerintah tidak menggunakan alasan profesionalisme dalam pekerjaan.



Arkas Viddy
1-3-2010 07:58:19

Mohon dimuat artikel Opini secara Online, biar kami yang berada di luar negeri juga bisa membaca artikel2 opini yang ada. Terima kasih atas dimuatnya artikel saya tentang Bailout Century....Bagaimana artikel saya tentang ACFTA (dua artikel)? Semoga cepat dimuat.

Salam



ryu grizly fark
26-2-2010 18:21:04

sekadar usul,gmna kalau koran radar tarakan juga menyediakan rubrik untuk sebatik.karna sebatik merupakan garda terdepan di tapal batas yang kurang mendapat eksploitasi media terutama oleh radar tarakan sendiri.itu akan menjadikan pembaca lebih mengetahui keadaan wilayah perbatasan sebatik.



kaisar
26-2-2010 07:39:49

Alhamdulilah IACS Indonesia Anti Corruption Soceity KOTA TARAKAN telah terbentuk semoga dengan terbentuknya IACS di kota ini bisa memberantas koropsi demi kepentingan rakyat semangat.....  kami selaku masyarakat senantiasa mendukungmu.



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.