Newsflash :
Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Berita Politik
Selasa, 9 Maret 2010
Kiemas Isyaratkan PDIP Masuk Koalisi


JAKARTA - Peluang berubahnya formasi koalisi pemerintah SBY semakin terbuka. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufik Kiemas semakin transparan menyatakan bahwa partainya kian dekat untuk bergabung dengan pemerintah SBY.

“Mungkin PDIP tidak menganut oposisi lagi, tapi tetap kritis,” tutur Kiemas yang diwawancarai setelah acara eksekutif forum di ruang pimpinan DPD, gedung parlemen, Jakarta, kemarin (8/3) itu. Dalam acara tersebut, dia juga bertemu dengan tokoh Partai Demokrat Syarif Hasan yang kini menjabat menteri koperasi dan UKM.

Menurut suami Megawati Soekarnoputri itu, peluang untuk menjadi bagian dalam pemerintah terbuka. Namun, bukan dia yang memutuskan masa depan partai yang akrab di jalur oposisi itu. Keputusan posisi PDIP nanti bergantung hasil kongres di Bali pada 4-9 April 2010.

“PDIP tentu harus menghelat kongres dulu. Setelah itu, baru dilihat langkah-langkahnya,” tutur Kiemas.

Seberapa yakin akan peluang PDIP mengubah haluan? Kiemas yakin dengan pendapatnya. Menurut dia, pascahasil Pemilu 2009, PDIP harus segera melakukan evaluasi. Menjadi bagian kritis di pemerintah bisa dipilih PDIP ke depan.

“Sudah kalah, masak nggak berubah? Kan kami mesti mengevaluasi. Dengan oposisi, kami kalah. Kalau bukan oposisi, mungkin (suara, Red.) bertambah,” jelasnya.

Kiemas beberapa kali memberikan lampu hijau bakal bergabung. Tokoh senior tersebut juga berkali-kali bertemu SBY. Bahkan, muncul isu bahwa PDIP bakal mendapatkan jatah enam kursi menteri atau pejabat setingkat menteri bila mengubah haluan dari oposisi ke koalisi.

Wasekjen PDIP Agnita Singedikane memiliki pendapat yang tak jauh berbeda. Menurut dia, masa depan PDIP ditentukan pada kongres nanti. PDIP terbuka kepada siapa pun, bergantung sikap politik yang diambil.

“Itu tidak menunjuk kepada satu partai saja, melainkan keseluruhan,” ujar Agnita.

Syarif menyambut positif pernyataan Kiemas. Menurut pria yang juga fungsionaris Partai Demokrat itu, sekalipun PDIP memiliki pandangan oposisi, Demokrat tidak pernah menganggap PDIP sebagai partai yang berpotensi mengganggu. Jika PDIP menjadi bagian dari pemerintah, itu bukan masalah yang besar. “Kalau kami (Demokrat dan PDIP, Red.) sehati, ya kami enjoy,” tutur Syarif.

Menurut dia, Partai Demokrat memang kecewa atas hasil sidang paripurna DPR dalam kasus Bank Century. Meski begitu, Demokrat saat ini lebih berfokus pada tindak lanjut pemerintah, sesuai dengan visi dan misi saat kampanye. “Kecewa memang ya. Tapi, kecewa kan tidak terus-terusan. Sejak dulu, saya dan Pak Taufik (Kiemas) mesra-mesra saja,” ucapnya. (bay/tof/jpnn)


, Buy viagra online, qoag, Generic viagra prices, 049, Viagra, xfbd,

# Dikirim oleh Viagra | 6-2-2012 13:47:41


Buku Tamu

boedy miredo
3-1-2012 08:21:48

Radar Tarakan semakin maju yach.....Wink



agusirenk
20-12-2011 08:38:52

pak tolong dong jalan-jalan berlubaqng di tarakan cepet di tutup,kasian penguna jalan pak....



aji
20-12-2011 08:14:09

belum pas.........jalan kami ambul karena terguris air sungai...al: jl sabanar baru...dpan pabrik tahu



Yahdi Qolbi
14-12-2011 20:51:29

kapan Tarakan punya Tim sepeak Bola yang bisa berlaga di ISL, seperti PERSISAM,PERSIBA,MITRA KUKAR,PKT BONTANG,,,,



agus
12-12-2011 21:22:51

kepada pemerintahan tata kota malinau, tolong msalah kbrsihan kota di tata sebaik mungkin,,, contohx jalan raya yg penuh debu... 



Abe Ershi
10-12-2011 17:41:14

Telah di temukan sebuah dompet A.n Yanti Mandasari dengan berisi SIM C,KTP,STNK motor dan surat surat lainnya.bagi yang merasa kehilangan silahkan datang ke kantor Brimob Polri Tarakan.



pipio
10-12-2011 13:18:00

horee...BULUNGAN jadi ibu kota KALTARA



zixy
8-12-2011 07:44:03

sebaikx mutasi kepsek nunukan jgn pandng bulu, jgn ada lobi-lobi dengan politik. biasax

yg gak mw pindah psti lobi sana sini...



mr.patroli
25-11-2011 14:44:28

di bunyu marak perjudian di tempat umum,salah satunya di daerah handasa bekas pos pemenangan salah satu calon bupati bulungan,tolong instansi terkait mengambil tindakan yang prepentif,sebelum masyarakat yang yang bertindak



Abidin Wawan
23-11-2011 00:22:54

I love malinau



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


      Copyright @2010 Media Link
      Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
      Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.