|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Politik
Kamis, 11 Maret 2010 Gara-gara Ruang Kerja GAYUS LUMBUUN menilai, mosi tidak percaya yang digulirkan kepada dirinya tidak memiliki dasar. "Itu tindakan kekanak-kanakan. Seharusnya ada surat tertulis kepada BK, tapi tidak ada sama sekali," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (10/3). Gayus menduga, ada tiga alasan mengapa muncul pernyataan mosi tidak percaya itu. Pada saat angket Century berlangsung, BK pernah diminta untuk memeriksa anggota pansus yang dianggap berkata tidak senonoh. Gayus ternyata tidak mengabulkan permintaan itu. "Sebab, tidak ada permintaan resmi secara tertulis," ujarnya tanpa menyebutkan siapa yang dimaksud. Dugaan kedua adalah terkait Chairuman secara langsung. Pada saat rapat pansus, Gayus pernah mempertanyakan status dia yang menggantikan anggota pansus dari Golkar tanpa surat. Chairuman saat itu diminta keluar, sampai surat pergantian itu dia dapat. "Memang hanya surat. Tapi, itu penting. Saya harus menjalankan tata tertib dalam kewajiban saya sebagai pimpinan pansus. Jika itu terjadi di fraksi saya (FPDIP, Red), saya juga akan tegur," jelasnya. Alasan ketiga adalah terkait masalah penggunaan ruang pimpinan BK. Sebagai ketua BK, Gayus memiliki ruangan tersendiri. Menurut dia, sempat ada keinginan dari anggota BK yang lain untuk memasukkan meja di ruangan ketua BK. Alasan dari anggota itu adalah kepemimpinan di BK kolektif kolegial. Penggunaan ruang pun harus kolektif kolegial. "Itu saya tolak karena ruangannya tidak cukup," kata Gayus. Sejak dulu ruangan ketua BK memang terpisah dengan ruang anggota BK yang lain. Namun, dalam suatu waktu, sempat terjadi pemindahan yang dilakukan anggota BK tersebut. "Menurut saya, itu puncak dari mosi tidak percaya yang mereka ajukan," duganya. Gayus menyayangkan bahwa mereka mengajukan mosi tidak percaya. Sebab, dalam ketentuan, sebenarnya tidak ada mekanisme mosi tidak percaya. Menurut dia, itu hanya masalah yang tidak substansial dan bisa dibicarakan. Tidak perlu mosi tidak percaya. Gayus meminta agar ditunjukkan kesalahannya dalam memimpin BK. "Tidak usah mosi tidak percaya. Kalau saya memang terbukti salah dan melanggar ketentuan, saya mundur," tandasnya. Jika ada penyelesaian, Gayus meminta masalah itu diselesaikan di antara pimpinan fraksi. (bay/pri) |
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||