|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Tarakan
Selasa, 9 Maret 2010 RSUD Tarakan Sendiri Masih Kekurangan Dokter Spesialis
TARAKAN – Direktur RSUD Tarakan dr. Wiranegara Tan mengaku siap memenuhi kebutuhan dokter spesialis bagi sejumlah puskesmas di Tarakan yang buka pelayanan 24 jam. Namun sejauh ini belum ada permintaan dari pihak puskesmas yang bersangkutan. Hal tersebut disampaikan Wira menanggapi komentar Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat meresmikan Puskesmas Gunung Lingkas dan fasilitas publik lainnya pada Minggu (7/3). “Kita hanya tergantung dari permintaan mereka, asal kebutuhan untuk RSUD Tarakan sudah terpenuhi dulu, tidak masalah, kita siap. Hanya saja, selama ini Puskesmas itu belum pernah meminta bantuan dokter spesialis dari kami,” kata Wiranegara Tan kepada Radar Tarakan melalui telepon selulernya kemarin. “Jangan kesannya nanti kita mengirim orang tanpa diminta, ‘kan lucu,” sambungnya. Dikatakannya, untuk lingkup struktur manajemen Puskesmas,sebenarnya bukan bagian dari rumah sakit umum, tetapi ranahnya pemerintah kabupaten/kota. RSUD langsung di bawah pemerintah provinsi. Sejauh ini, pihak RSUD Tarakan seringkali memberikan bantuan ke Puskesmas 24 jam itu berupa arahan, pendidikan maupun pelatihan bagi dokter, perawat dan stafnya. “Cuma kendalanya untuk menempatkan dokter spesialis di Puskesmas, peralatan medis di sana kurang memadai atau kurang lengkap. Sehingga perlu juga pihak Puskesmas melengkapi dulu sebelum kita mengirim dokter spesialis ke sana,” sarannya. Namun keberadaan dokter spesialis itu di Puskesmas hanya sebatas membantu sewaktu-waktu saja, bukan permanen. Pasalnya untuk kebutuhan dokter spesialis di RSUD Tarakan sendiri masih kekurangan dari 19 dokter spesialis yang ada. Menurutnya, pihak RSUD maupun Puskesmas perlu juga melihat dulu, sejauhmana urgensi dokter spesialis di Puskesmas. “Selama ini rujukan dari puskesmas itu tidak pernah kami tolak, kami selalu terima. Bahkan barusan, sebelum gubernur datang, kita sudah membahas sistem pelayanan antara RSUD Tarakan dengan Puskesmas dan hasilnya tidak menemukan masalah. Mungkin hanya saja gubernur itu belum tahu saja. Selama ini Bulungan dan Berau saja sering kita perbantukan dokter spesialis, jika mereka minta. Apalagi untuk di Tarakan, kalau mereka minta kami pasti bantu,” beber dokter Wira. Menurut dia, idealnya hanya membutuhkan jumlah dokter spesialis untuk setiap bidang penyakit sebanyak 2 orang. “Dokter spesialis dalam RSUD Tarakan kekurangan 2 orang dan rata-rata untuk semua bidang spesialis itu kita kekurangan 1 sampai 2 orang,” pungkasnya. Diberitakan kemarin, khusus Puskesmas Gunung Lingkas, gubernur berharap mampu menjadi puskesmas “plus” yang memberikan pelayanan selayaknya rumah sakit ternama dengan menyediakan layanan dokter spesialis khususnya untuk tiga bidang: spesialis anak, penyakit dalam dan kandungan. “Pokoknya ketika saya ke sini lagi, Puskesmas ini harus sudah memiliki dokter spesialis. Masak puskesmas plus dengan sistem 24 jam kok tidak punya spesialis,” kata Awang Faroek Ishak. Walaupun demikian, gubernur menilai Puskesmas Gunung Lingkas merupakan satu-satunya puskesmas di Kaltim yang memiliki standar pelayanan terbaik. Bahkan, dapat disejajarkan dengan puskesmas sejenis yang ada di wilayah luar Kalimantan. “Saya berbesar hati, di Berau sudah punya pasar moderen yang terbaik di Kaltim, di Tarakan punya puskesmas plus yang terbaik di Kaltim,” ujarnya. Puskesmas yang dibangun dengan dana Rp 8,14 miliar yang bersumber dari APBD Tarakan itu memang menerapkan sistem manajemen mutu pelayanan puskesmas dengan standar ISO 9001:2000. Layanan dalam gedungnya, ada 19 jenis. Di luar gedung, ada 11 item. Sejak September 2009, manajemen menerapkan pelayanan 24 jam dengan 7 jenis layanan yang dalam penerapannya mendapatkan dukungan APBD Kaltim 2009 sebesar Rp 1 miliar. “Ingat, Dirut RSUD harus bantu melengkapi kekurangan dokter spesialisnya ya. Dirut harus bantu, kalau tidak mau akan saya ganti,” celetuk gubernur yang saat itu didampingi Kepala Puskesmas Gunung Lingkas drg. Nursyamsi, dan Direktur Utama RSUD Tarakan dr Wiranegara Tan.(*/sur)
|
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||