TARAKAN – Hingga saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan belum menerima hasil nilai Pra UASBN yang diperiksa oleh Disdik Provinsi Kaltim yang diserahkan pada akhir Februari lalu. Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan, Anwar Achmad mengatakan, panjangnya waktu pemeriksaan oleh provinsi ini dikarenakan harus menunggu hasil scanner lembar Jawab Komputer (LJK) dari sekolah-sekolah di 14 kabupaten dan kota yang ada di Kaltim. “Setelah 14 kabupaten dan kota menyerahkan scanner ke provinsi, baru provinsi melakukan pemeriksaan LJK secara keseluruhan, yang terpenting dari Tarakan telah menyerahkan scannernya,” terang Anwar.Sesuai informasi yang diterima Disdik Tarakan, sekitar akhir Maret atau awal April, provinsi akan mengundang seluruh tim koordinator dan tim scanner Pra UASBN dari seluruh 14 kabupaten dan kota. “Pada pertemuan di Samarinda nanti akan diketahui tingkat keberhasilan Pra UASBN yang telah dilaksanakan mulai 23 sampai 25 Februari lalu,” bebernya kepada Radar Tarakan.Sesuai dengan rapat yang dilaksanakan Minggu lalu (7/3) yang dihadiri oleh ketua sub rayon dan ketua Gugus Tarakan, rencananya sembari menunggu hasil Pra UASBN, Disdik akan melakukan pemeriksaan secara manual untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan target nilai lebih awal. “Untuk mengetahui hasil nilai lebih awal, kami bersama ketua sub rayon dan ketua Gugus akan memeriksa LJK secara manual, kebetulan kami sudah diberi kunci jawaban LJK dari Samarinda beberapa waktu lalu,” terusnya kemarin (9/3). (*/jaj)
Saya adalah mahasiswa slah satu Universitas d Surabaya, Setelah saya balik dari Srabaya selama 3 tahun. Ternyata tdk ada perubahan yg signifikan trhdap Tarakan, dilihat dari beberapa aspek yaitu: Bandara Juata dikatakan Internasional tp mengurus bagasi penumpang msih ada mslah sperti kerusakan dan khilangan brang trus bangunan yg blum memadai, seharusnya hal ini cpet dbngun gedung baru untk menarik byk penrbangan k Tarakan shingga ekonomi Trakan cpat naik. untuk jalan menuju ke UB melawati Gunung Amal, yg saya sndiri melihat ini rawan kecelakaan, apa lagi UB ud menjadi Negeri yg berada di satu2x Kaltara dan karena gunungnya trlalu tinggi maka ada perlunya perbaikan jalan untuk mempermudah akses perkuliahan. Tolong kpada Pmerintah Tarakan melihat ini, krena ini demi kemjuan kita bersama dan untuk Kaltara, mohon maaf salah kata dari saya, kritik dan saran ini hanya untuk membangun kota Tarakan yg kita cintai ini.
yang terhormat, bapak bapak polisi di kota tarakan. mohon di tertibkan bagi para pengguna kendaraan roda dua yang menggunakan lampu kabut berwarna kuning, apakah itu sesuai dengan standarisasi untuk kendaraan roda dua..?
masih banyak ditemui pengguna jalan menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat..!!
Semoga selalu Oc. Good bless.
pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta
tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan
Assalamu'alaikum....
Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya
Wassalam
BR,
Erien
tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.
semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!
Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.
Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....
by ADMIN
SATPOL PP KOTA TARAKAN
gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??
belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.
gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??