|
Newsflash :
| ||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Berita Tarakan
Rabu, 10 Maret 2010 Konsepnya Mirip Terminal Tiga Soekarno Hatta
TARAKAN - Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan terminal baru penumpang di Bandara Internasional Kelas I Khusus Juwata Tarakan akan dilakukan Menteri Perhubungan (Menhub) dan Dirjen Perhubungan Udara bersama Gubernur Kaltim, sekitar April atau Mei mendatang. “Tahun lalu, bandara dapat dana dari pusat untuk pematangan lahan dan tahun ini konstruksi pembangunan terminal tahap satu sudah mulai dibangun,” kata Kepala Bandara Juwata Tarakan H Husni Djau SE MM. Dijelaskan Husni, pembangunan bandara Juwata yang mulai dikebut ini dilakukan adalah untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas transportasi udara. Tidak hanya terkonsentrasi di pembangunan terminal saja, pihak bandara juga sedang membangun sebuah masjid dan TK Ekadyasa, yang berada dalam binaan Bandara Juwata. Konon ceritanya, pembangunan masjid ini dilatarbelakangi pada saat rombongan komisi V DPR RI yang sempat datang ke Tarakan, memilih salat di VIP room. “Itu karena kita belum ada masjid,” ucap Husni. “Alhamdulilah untuk peletakan batu pertama masjid tersebut, sudah dilakukan Menpan dan Menhub tahun 2009 lalu,” sebutnya. “Insya Allah untuk peresmian TK Ekadyasa bandara, kita upayakan diresmikan Menhub juga,” sambungnya lagi. Dibeberkan kepala bandara, terminal baru yang akan dibangun nanti, luasnya hampir lima kali lipat dari luas terminal penumpang yang ada sekarang. “Luasnya kurang lebih 19 ribu meter dengan konstruksi dua lantai dengan empat garbarata,” ungkapnya. Secara umum, modelnya hampir sama dengan terminal 3 di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, hanya saja di bandara Juwata Tarakan lebih lengkap dengan empat biji garbarata. Selain itu, di terminal baru nanti akan dilengkapi dua sisi yaitu terminal domestik dan internasional. Selain membangun terminal baru, masjid dan sekolah TK, dalam tahun ini Bandara Juwata juga akan membangun radar komersil. “Seperti kita ketahui, ruang udara antara Balikpapan dan Makassar itu blank. Artinya, tidak dapat dijangkau oleh radar sehingga ketika ada pesawat dari luar kita tidak tahu,” ungkapnya. Dengan dipasangnya radar komersial di bandara Juwata Tarakan, diharapkan ruang udara yang blank tersebut bisa tercover dengan adanya radar komersil di Tarakan. “Dan radar komersil di Tarakan ini akan diupayakan untuk connect dengan bandara Sultan Hasanuddin Makassar,” sebutnya.(ddq)
|
Buku Tamu
Index Hari Ini
Berita Sebelumnya
|
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||