Newsflash :
Dua SKPD Baru Segera Dibentuk. TARAKAN - Berawal dari keinginan untuk menciptakan manajemen pengelolaan keuangan dan aset daerah yang baik dan patuh aturan, Pemkot Tarakan kini berupaya menyusun satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru yang tugasnya khus <<>> Bayi Hydrocepalus Belum Diberangkatkan - SAFRINI MAHARANI, bayi penderita hydrocepalus, hingga berita ini diturunkan belum juga mendapat pertolongan medis dengan segera. Buyut bayi itu mengatakan, pihaknya masih menunggu hingga usia cicitnya itu genap set <<>> TARAKAN – Pihak Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kota Tarakan juga mendukung rencana penerapan saksi pidana bagi pemeluk agama Islam yang melakukan nikah di bawah tangan (nikah siri) maupun nikah dengan jangka waktu tertentu (kontrak/mut’ah) <<>> Anny Terpilih ke Amerika Serikat. Plt Pimprus Radar Tarakan, Indra dan Gunawan. TARAKAN - Anny Susilowati, pemimpin perusahaan (Pimprus) Radar Tarakan terpilih menjadi salah satu peserta International Visitor Leadership Program (IVLP) ke Amerika Serikat ( <<>> Tarakan Terbanyak Kedua Penerima Penghargaan - Raih Dua Panji dan 6 Tropi Penghargaan dari Gubernur Kaltim <<>> SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Utama
Senin, 8 Februari 2010
SBY Pimpin Prajurit Marinir Perang


BANDARLAMPUNG – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyaksikan sekaligus memimpin langsung latihan perang ribuan prajurit marinir di Piabung, Pesawaran, Lampung, kemarin. SBY datang dengan menggunakan kendaraan tempur amfibi seri LVT-7, pendaratan berjalan mulus di pantai Caligi, sekitar pukul 08.12 Wib.

Penggunaan kendaraan tempur itu, dilakukan dari dalam kapal perang KRI Surabaya-591 yang berlabuh sekitar dua km dari bibir pantai Caligi. Menurut informasi yang diterima JPNN, KRI Surabaya-591 digunakan sejak Sabtu malam, dari Pelabuhan Merak Banten menuju Lampung.

Rombongan presiden bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II berlayar selama delapan jam lebih dengan menggunakan kapal perang itu. Di atas kapal tersebut, presiden menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri tadi malam.

”Ya benar, tapi tidak ada hal penting yang dibahas, biasa hanya evaluasi sejumlah program saja,” kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang ikut dalam rombongan.

Selain Menteri Kehutanan, Presiden juga membawa sejumlah menteri, yaitu Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedi Saleh, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, termasuk Staf Ahli Presiden Andi Arief.

Rombongan presiden mendapat penjagaan begitu ketat dari dua kapal perang yaitu KRI Teluk Rate dan KRI Teluk Ambon selama berlayar. Termasuk ketika melakukan pendaratan. Personel TNI AL, AD, hingga unsure kepolisian dikerahkan untuk melakukan sterilisasi kawasan yang dilalui SBY.

Dalam kunjungan kali ini, SBY tidak berkomentar banyak. Dia hanya berkeliling dengan kendaraan tank untuk menyaksikan latihan perang secara langsung dan sesekali menyapa warga dan pelajar dengan lambaian tanggannya. Setelah itu, Presiden menanam 10 ribu bibit bakau dan trembesi di markas dan pantai markas marinir. Hal yang sama juga dilakukan oleh para menteri yang ikut dalam rombongan itu.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad juga memilih diam ketika diminta tanggapannya soal reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, termasuk Hatta Rajasa yang santer beredar salah satu nominator menggantikan Wakil Presiden Boediono. Presiden kemudian kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang dari Bandara Radin Inten Lampung

Di Pantai Caligi yang merupakan Pusat Latihan Tempur Komando Pasukan Katak Korps Marinir, Presiden menyaksikan demonstrasi tempur pertama berupa penembakan tiga buah tankfib PT-76, penembakan dua buah BVP-2, penembakan dua buah Howitser 105 dan penembakan dua buah roket RM 70 Grad.

Presiden juga menyaksikan demonstrasi tempur kedua berupa penembakan di atas pohon, penembakan reaksi, penembakan mortir 81 dan river crossing. serta demonstrasi penembakan Dopper.

Usai acara di pantai, Presiden menuju Markas Komando Batalyon Infanteri-9 Marinir Beruang Hitam untuk menerima Jajar Kehormatan dan Valreep, serta meninjau pameran produk Bio-Marine dan penanaman pohon. Selanjutnya, SBY menuju Pantai Klara, meninjau Bakti Sosial Kes Yala dan menyaksikan Demonstrasi Rubber Duck Operation.

Untuk diketahui Latihan pemantapan terpadu Marinir 2010 wilayah barat itu merupakan latihan pemantapan yang juga dilangsungkan di wilayah Timur. Sasarannya memilihara kemampuan komando pengendalian tempur prajurit-prajurit korps marinir pada tingkat perorangan maupun hubungan taktis.

Latihan untuk wilalah barat ini melibatkan 4.758 prajurit korp marinir yang telah dilakukan sejak 25 Januari lalu dan akan berakhir pada 4 Maret 2010. Sementara latihan yang berlangsung di wilayah timur berlangsung di Situbondo Jawa Timur yang diikuti 5.319 personel yang rencananya berlangsung Maret mendatang.

Secara resmi latihan pemantapan terpadu tersebut telah dibuka Kepala Staf Marinir AL (Kasal) Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., dalam suatu upacara militer yang diihadiri para asisten Kasal, Pangkotama TNI AL, jajaran Muspida Provinsi Lampung, pimpinan TNI dan Polri di wilayah Lampung dan tokoh masyarakat 29 Januari lalu.

Kadispen Korps Marinir Letkol Said Latuconsina dalam mengatakan prosesi latihan pemantapan, diawali dengan debarkasi gelombang pertama sejumlah 924 orang prajurit dari KRI Teluk Ambona. Pasukan dating menggunakan perahu karet dan didaratkan di pantai Caligi.

Sedangkan untuk mendaratkan senjata artileri menggunakan kendaraan amfibi pengangkut artileri, pasukan dari bataliyon infanteri 4 marinir diperkuat unsur-unsur kesenjataan kavaleri, artileri dan bantuan tempur seluruhnya bermarkas di Cilandak Jakarta Selatan, yang dipimpin Komandan Bataliyon Infanteri 4 Marinir Letkol Marinir Widodo.

Ditambahkannya untuk memudahkan pengendalian di lapangan maka latihan terpadu dibagi dalam beberapa tahan seperti fast trope, river crossing.(jpnn)



Buku Tamu

tietien
8-3-2010 07:08:57

ass.

buat tim redaksi radar tarakan

 

lam kenal...

quw titin putri daerah kota tarakan tercinta

kebetulan lagi kuliah di Malang n sekarang lagi nyusun skripsi dengan tema "Pemanfaataan Lahan Pesisir Sesuai Daya Dukung Lingkungan Kota Tarakan"

ku butuh banget ni ka....berita2 ttg kerusakan lingkungan pesisir yang pernah dipublikasikan koran radar tarakan....buat data pendukung penelitian aq....

barusan quw coba akses di web radar ternyata yang ada smua berita2 terupdate....trus gak nemu masalah degradasi lingkungan pesisir...pasti ada berkas berita kerusakan lingkungan tahun2 sebelumnya....

bisa minta tolong gak kaka/mas/mba radar tarakan untuk kirimin ke email aq...berita2 kerusakan lingkungan pesisir kota Tarakan....

sangat butuhhhhh sekaliiii....

quw tunggu konfirmasi secepatx via email ato hp....

Nope quw...081334253800

Terima Kasih ^_^



hasdar
6-3-2010 19:35:05

semoga radar tarakan selalu mengapdate masalah pemekaran di sebatikWink



arin
6-3-2010 09:30:33

buat radar tarakan kalau beri informasi tolang yang benar dong ! yang demo di juata  ada 150 warga bukan 30 capek dech...!



nana
5-3-2010 10:04:42

admin tolong dong bgian X-pose nya D bkin bgus gy key.. thnk's,,, by:nana_cute



didik
2-3-2010 19:26:05

Radar tarakan jangan mempublikasikan berita asal saja, mungkin karena wartawannya dikasi uang lalu berita palsupun dimuat.

Supaya diketahui . bahwa pt.adani global mengeruk habis pulau bunyu, tidak perduli hutan maupun kebun yang cuma dibeli Rp. 1000/meter.

Areal pertambangan batu bara hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman warga,

tak lama lagi bunyu akan tenggelam, pernyataan menhut itu sangat benar.

salam didik

 



budi
1-3-2010 22:00:59

buat radar.. tolong kalo posting berita jangan ada tang ditutupin.. khususnya ttg nunukan. thks



wisnu
1-3-2010 18:42:51

Tlng dong Radar Tarakan mengkritisi mutasi di jajaran Pemkot. Itu mutasi yg nggak masuk akal dan tidak mempertimbangkan profesionalisme. Alumni STPDN yg nota benenya disekolahkan negara dibidang pemerintahan, malah disuruh ngurusi administrasi. Sedangkan orng yang tidak ada basic pemerintahan di angkat jadi lurah. Parahanya lagi, ada PNS yang kerjaannya mabuk2 kan eh,,,malah diangkat jadi lurah.

Jadi apa dong gunanya anak-anak kita sekolahkan jika kemudian nanti pemerintah tidak menggunakan alasan profesionalisme dalam pekerjaan.



Arkas Viddy
1-3-2010 07:58:19

Mohon dimuat artikel Opini secara Online, biar kami yang berada di luar negeri juga bisa membaca artikel2 opini yang ada. Terima kasih atas dimuatnya artikel saya tentang Bailout Century....Bagaimana artikel saya tentang ACFTA (dua artikel)? Semoga cepat dimuat.

Salam



ryu grizly fark
26-2-2010 18:21:04

sekadar usul,gmna kalau koran radar tarakan juga menyediakan rubrik untuk sebatik.karna sebatik merupakan garda terdepan di tapal batas yang kurang mendapat eksploitasi media terutama oleh radar tarakan sendiri.itu akan menjadikan pembaca lebih mengetahui keadaan wilayah perbatasan sebatik.



kaisar
26-2-2010 07:39:49

Alhamdulilah IACS Indonesia Anti Corruption Soceity KOTA TARAKAN telah terbentuk semoga dengan terbentuknya IACS di kota ini bisa memberantas koropsi demi kepentingan rakyat semangat.....  kami selaku masyarakat senantiasa mendukungmu.



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.