Newsflash :
Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Berita Utama
Selasa, 9 Maret 2010
Terkait Pemenangan Miranda Goeltom sebagai Bos BI
19 Politisi PDIP Terima Pelicin

JAKARTA - Sidang perdana kasus suap dalam pemilihan Miranda S. Goeltom sebagai deputi gubernur senior (DGS) Bank Indonesia Rp 500 juta dengan terdakwa Dudhie Makmun Murod mulai digelar kemarin. Dari surat dakwaan, terungkap selain Dudhie, ada 18 anggota Fraksi PDIP di DPR periode 1999-2004 yang menerima cek perjalanan.

Sejumlah nama tenar anggota FPDIP masuk dalam 18 penerima cek perjalanan. Mereka, ada yang kini masih menjadi anggota DPR. Berdasar surat dakwaan, total uang yang mengalir ke seluruh anggota FPDIP mencapai Rp 9,8 miliar. Setiap anggota fraksi masing-masing menerima Rp 200 juta hingga Rp 1,45 miliar. Uang itu diduga kuat terkait pemenangan Miranda dalam pemilihan DGS.

Selain angota FPDIP, nama istri politisi PKS yang juga mantan wakapolri Adang Daradjatun, Nunun Nurbaeti, ikut disebut. Dia diduga berperan memfasilitasi penyerahan cek perjalanan dari penyandang dana ke anggota FPDIP. Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Rum membeberkan, Dudhie dan 18 anggota FPDIP tersebut menerima cek perjalanan semasa menjadi anggota Komisi IX DPR. “Cek perjalanan itu diterima dari Nunun Nurbaeti,” kata Rum dalam persidangan. Nunun menyerahkan cek perjalanan itu melalui Akhmad Hakim Safari MJ alias Arie Malangjudo dalam sebuah pertemuan di Restoran Bebek Bali, Kompleks Taman Ria Senayan, pada Juni 2004.

Sebelum pertemuan, Dudhie mengikuti rapat internal FPDIP di ruang rapat fraksi di gedung DPR. Rapat dihadiri seluruh anggota komisi IX (membidangi perbankan), Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo dan Sekretaris FPDIP Panda Nababan. Agenda rapat membahas suara anggota FPDIP dalam pemilihan calon DGS BI. “Dalam rapat tersebut, Tjahjo Kumolo menginstruksikan seluruh anggota FPDIP akan mencalonkan dan mendukung Miranda,” kata Rum.

Pada 8 Juni 2004, Miranda terpilih dalam pemilihan calon DGS BI melalui mekanisme voting di Komisi IX DPR. Beberapa saat setelah pemilihan, Dudhie dihubungi Panda Nababan melalui telepon seluler. Panda selaku koordinator pemenangan Miranda, memerintahkan Dudhie menemui seseorang bernama Ahmad Hakim Safari alias Arie Malangjudo di Restoran Bebek Bali, untuk menerima titipan dari Nunun Nubaeti. Titipan tersebut

berupa amplop berisi cek perjalanan BII (Bank International Indonesia) yang diletakkan dalam tas karton yang sudah dilabeli warna merah, kuning, hijau dan putih.

Di restoran tersebut, Dudhie menerima tas karton berwarna merah dari Ahmad Hakim. Selanjutnya, terdakwa menghubungi Panda terkait cek perjalanan tersebut. Panda langsung memerintahkan Dudhie membagikan cek perjalanan tersebut kepada anggota FPDIP di Komisi IX. Dudhie sendiri menerima 10 lembar cek perjalanan BII senilai Rp 500 juta. Sedang ke-18 anggota FPDIP lainnya menerima dengan nilai beragam. Namun, yang terbanyak adalah Panda. Dia mengantongi cek perjalanan senilai Rp 1,45 miliar.

Menurut Rum, tindakan Dudhie menerima cek perjalanan terkait pemenangan Miranda dianggap penyalahgunaan wewenang sebagai anggota DPR. “Sebagai anggota komisi IX DPR RI dilarang menerima imbalan dari pihak lain dalam menjalankan tugasnya,” kata Rum. Atas tindakan tersebut, Dudhie dijerat pasal 5 ayat (2) jo pasal 5 ayat (1) butir b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, dia juga dikenakan pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Pidana Korupsi. Dalam sidang dakwaan kemarin, Dudhie terancam menjalani hukuman lima tahun penjara dengan denda maksimal senilai Rp 250 juta.

Menanggapi pembacaan dakwaan tersebut, alumnus Hull University London itu memilih menerima semua dakwaan. Hal itu diungkapkan Dudhie lewat kuasa hukumnya, Amir Karyatin. “Kami nggak merasa keberatan. Sudah jelas, ngapain diperdebatkan,” ujar Amir setelah persidangan kemarin.

Amir menambahkan, kliennya ingin semuanya cepat selesai. Yang penting, lanjutnya, pemeriksaan di KPK kooperatif. “Yakni memberikan keterangan sejelas-jelasnya,” imbuhnya. Karena tidak ada eksepsi, sidang berikutnya adalah pemeriksaan saksi.

Di tempat terpisah, Tjahjo Kumolo mengaku tidak tahu-menahu terkait adanya dugaan suap dalam proses pemilihan Miranda tersebut. “Soal indikasi uang saya tidak tahu, sebagaimana kesaksian saya. Biarkan pengadilan yang menilainya. Yang jelas, secara teknis, tidak akan mencampur adukkan antara fraksi dan proses persidangan,” ungkapnya dalam pesan singkat melalui sms kemarin.

Sedang Nunun Nurbaeti yang namanya ikut disebut, membantah keterlibatannya. Partahi Sihombing, pengacara Nunun, menegaskan, penyebutan nama kliennya lebih bernuansa politis. “Ini jelas ada muatan politis, kami tidak mengakui itu. Pada saatnya nanti kita akan buktikan jika tidak terbukti dan akan melakukan langkah hukum terhadap orang-orang yang menyebut nama klien saya,” kata Partani saat dihubungi kemarin.

Sementara itu, menanggapi penyebutan 18 nama penerima cek perjalanan, KPK akan memperdalam data dan info terbaru dari kasus tersebut. Soal peran Nunun, juru bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan KPK juga akan meneliti lebih lanjut. “Yang jelas, KPK akan mendalami, apalagi Nunun kan pernah dimintai keterangan sebagai saksi. Kita lihat saja perkembangan di pengadilan,” ungkap Johan. (ken/agm)


comment2, buy Xenical, 033442,

# Dikirim oleh Imitrex | 6-2-2012 13:17:30

comment6, buy Propecia, %-(,

# Dikirim oleh Amoxicillin | 6-2-2012 13:17:28

comment1, Nolvadex buy, hdv,

# Dikirim oleh Propecia | 6-2-2012 13:17:28

comment3, Viagra buy, 8PPP,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:17:12

comment1, Diflucan, iurqui,

# Dikirim oleh Synthroid | 6-2-2012 13:17:07

comment3, buy Levitra, pfhpp,

# Dikirim oleh Cialis | 6-2-2012 13:17:03

comment2, Cialis, 941,

# Dikirim oleh Imitrex | 6-2-2012 13:17:01

comment6, Imitrex buy, 6013,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:17:00

comment6, Viagra buy, 8OO,

# Dikirim oleh Zithromax | 6-2-2012 13:16:45

comment5, Zithromax buy, 8[,

# Dikirim oleh Zithromax | 6-2-2012 13:16:26

comment1, Cipro buy, 963,

# Dikirim oleh Diflucan | 6-2-2012 13:16:26

comment3, buy Cialis, %D,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:16:26

comment3, Xenical buy, 8-D,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:16:25

comment6, Cipro, >:-(((,

# Dikirim oleh Cialis | 6-2-2012 13:16:25

comment4, Propecia, =-OO,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:16:25

comment3, buy Cialis, fepd,

# Dikirim oleh Clomid | 6-2-2012 13:16:24

comment6, Synthroid buy, 8-P,

# Dikirim oleh Cipro | 6-2-2012 13:16:24

comment6, Viagra, 9694,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:16:24

comment2, Lasix, >:-))),

# Dikirim oleh Propecia | 6-2-2012 13:16:23

comment5, buy Levitra, 85677,

# Dikirim oleh buy | 6-2-2012 13:16:22


Buku Tamu

boedy miredo
3-1-2012 08:21:48

Radar Tarakan semakin maju yach.....Wink



agusirenk
20-12-2011 08:38:52

pak tolong dong jalan-jalan berlubaqng di tarakan cepet di tutup,kasian penguna jalan pak....



aji
20-12-2011 08:14:09

belum pas.........jalan kami ambul karena terguris air sungai...al: jl sabanar baru...dpan pabrik tahu



Yahdi Qolbi
14-12-2011 20:51:29

kapan Tarakan punya Tim sepeak Bola yang bisa berlaga di ISL, seperti PERSISAM,PERSIBA,MITRA KUKAR,PKT BONTANG,,,,



agus
12-12-2011 21:22:51

kepada pemerintahan tata kota malinau, tolong msalah kbrsihan kota di tata sebaik mungkin,,, contohx jalan raya yg penuh debu... 



Abe Ershi
10-12-2011 17:41:14

Telah di temukan sebuah dompet A.n Yanti Mandasari dengan berisi SIM C,KTP,STNK motor dan surat surat lainnya.bagi yang merasa kehilangan silahkan datang ke kantor Brimob Polri Tarakan.



pipio
10-12-2011 13:18:00

horee...BULUNGAN jadi ibu kota KALTARA



zixy
8-12-2011 07:44:03

sebaikx mutasi kepsek nunukan jgn pandng bulu, jgn ada lobi-lobi dengan politik. biasax

yg gak mw pindah psti lobi sana sini...



mr.patroli
25-11-2011 14:44:28

di bunyu marak perjudian di tempat umum,salah satunya di daerah handasa bekas pos pemenangan salah satu calon bupati bulungan,tolong instansi terkait mengambil tindakan yang prepentif,sebelum masyarakat yang yang bertindak



Abidin Wawan
23-11-2011 00:22:54

I love malinau



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.