Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Berita Utama
Kamis, 11 Maret 2010
Kesepakatan Mendiknas-Kapolri
Mendiknas Minta Penjagaan Ujian Nasional 24 Jam

JAKARTA - Dua minggu sebelum pelaksanaan ujian nasional (unas), Kemendiknas bersama Polri sepakat untuk memperketat pengawasan ujian tersebut. Ribuan personil keamanan akan disebar ke seluruh provinsi untuk mengawal ujian yang menjadi salah satu syarat penentu kelulusan itu.

Mendiknas M. Nuh mengatakan, persiapan unas hampir rampung. Saat ini, proses penggandaan soal hampir selesai dan segera didistribusikan ke berbagai daerah.

Karena itu, kata Nuh, Kemendiknas meminta bantuan keamanan ?dari pihak kepolisian. “Saya sudah ketemu pak Kapolri dan kami sepakat untuk mengamankan ujian itu bersama,” jelas Nuh, kemarin (10/3). Nuh mengatakan, jumlah sekolah yang menjadi penyelenggara unas ada ribuan. Sekolah itu tersebar di 33 provinsi. Praktis, kata dia, ribuan personil keamanan dari pusat maupun daerah dilibatkan. “Ini bukan soal percaya atau tidak, tapi ingin memastikan saja,” ucapnya.

Agar keamanan lancar, maka kesepakatan bersama telah dibuat. Dari tahun ke tahun, kesepakatan itu telah dilakukan. Namun, tahun ini pengawasan akan diintensifkan. Pasalnya, jargon penyelenggaraan unas adalah jujur dan kredibel.

Yang pasti, kata Nuh, pengamanan akan dilakukan 24 jam. “Baik secara terbuka maupun tertutup. Misalnya, pihak kepolisian berdandan sipil memantau sekolah-sekolah,” terangnya. Pengawasan 24 jam dilakukan mulai pencetakan soal hingga pengawasan ujian pada hari H. Pada hari H, kata Nuh, pengawasan akan semakin diintensifkan antara kepolisian, inspektorat jendral (Itjen), pengawas sekolah, maupun tim pemantau independen (TPI). Namun, di lingkungan sekolah, keterlibatan polisi bakal diminimalkan. Kewenangan itu bakal diambil alih oleh pengawas dari perguruan tinggi. “Polisi tidak sampai masuk ruangan. Kami tidak ingin malah menakuti siswa,” ujar mantan Menkominfo itu.

Alumni Universite Science et Technique du Languedoc (USTL) Montpellier, Perancis itu menjelaskan, bertambahnya personil keamanan itu tidak menambah anggaran yang sudah diketok legislatif. “Karena prinsipnya, kepolisian juga ingin membantu kita,” ujarnya. Nuh juga meminta agar semua pihak terlibat mewujudkan unas jujur dan kredibel. Baik siswa, orangtua, kepala sekolah, guru juga para pengelola bimbingan belajar. Kordinator Pengawas dan Tim Pemantau Independen (TPI) Nasional Haris Supratna mengatakan, saat ini pihaknya mulai mengawal pendistribusian soal unas. Terutama, daerah-daerah terpencil yang menjadi prioritas karena terkendala lamanya perjalanan. “Karena untuk perjalanannya saja membutuhkan seminggu. Ini juga mendapat pengawalan khusus dari perguruan tinggi maupun kepolisian,” jelas Haris.

Dia mengatakan, dari percetakan, naskah soal bakal didistribusikan ke provinsi. Kemudian, akan diteruskan ke kabupaten/kota. Di sana, soal akan disimpakan di Polwiltabes dan diteruskan Polres. Setelah itu, menjelang hari-H, naskah soal akan disimpan di Polsek yang berdektan dengan sekolah penyelenggara ujian. “Pada hari H, pihak sekolah baru mengambil soal di Polsek. Soal tidak boleh diambil sebelum hari-H,” kata Haris.

Selain itu, pengawas dari perguruan tinggi bisa leluasa mengawasi ujian itu di ruangan. Kebijakan itu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Dengan begitu, ada pengamanan berlapis,” ujarnya. (kit)



Buku Tamu

y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



henrry irawan
14-6-2010 14:56:06

Pemimpin yang baik harus bisa Bijaksana, bijaksini dan bijaksitu sehingga dapat terwujudkan masyarakat yang adil dan makmur....



AINI
10-6-2010 09:55:56

BUTUH INFO NIE TENTANG SYARAT MEMILIKI PERUMAHAN PNS YANG ADA DIDAERAH DIJUATA,SOALX KETINGGALAN BERITAX,YANG LENGKAP YACH,DAN UNTUK PEMERINTAH KOTA YANG UDAH MENGAMBIL ALIH,TOLONG NANTI DISOSIALISASI DI SEKOLAH2.THANKS



Index Hari Ini

    Berita Sebelumnya


    Copyright @2010 Media Link
    Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
    Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.