23-3-2010
Tips Agar Bayi Betah Tengkurap

ADA beberapa hal yang perlu diperhatikan orangtua saat melatih bayi tengkurap. Pada bulan ketiga bayi belum bisa menopang kepalanya, tidak memerhatikan kedua tangannya, tidak bisa meraih benda yang ditaruh di depannya, tidak bisa menggenggam, kaki tidak menapak, dan bila diangkat kepala masih jatuh.
Nah, ketika bayi Anda nanti sudah bisa tengkurap, semua hal di atas akan menjadi posisi favoritnya. Meskipun Anda telentangkan, bayi Anda akan dengan cepat berguling untuk kemudian tengkurap kembali. Siap-siap kerepotan, ya Anda, utamanya ketika ingin mengganti celana bayi Anda!
OTOT SEMAKIN KUAT
Ketika bayi semakin sering berguling atau tengkurap, koordinasi otot-otot tubuhnya akan dilatih untuk menjadi kuat.
Pada masa ini, cobalah merangsangnya dengan memberikan permainan-permainan baru. Biarkan dia terangsang untuk meraih barang yang Anda pamerkan di depannya. Ketika bayi tengkurap, letakkan barang menarik di atas kepalanya, sehingga tangannya akan berusaha menggapai-gapai barang di atas kepalanya.
Latihan-latihan sederhana ini akan memberikan efek untuk semakin memperkuat otot tangan dan koordinasi kaki, leher, tangan, kepala, dan badan.
Hati-hati. Seiring semakin aktif pergerakannya, dia juga harus lebih diperhatikan. Tak bisa disangkal, bila tak berhati-hati, risiko bayi untuk terluka akibat bersentuhan dengan berbagai benda di sekitarnya, atau terkilir, bisa terjadi.
TANDA PERINGATAN!
Bila pada usia 6 bulan bayi belum bisa tengkurap, juga belum menunjukkan keaktifan terhadap hal-hal di sekitarnya, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter anak.
Bila pada usia 3 bulan, kepalanya masih jatuh terkulai atau lemas, ini suatu peringatan bahwa mungkin dia mengalami keterlambatan.
AGAR BAYI BETAH TENGKURAP
- Bunyikan mainan di depan bayi, kemudian pindahkan ke arah samping agar dia terangsang untuk mendekati mainannya.
- Bantu bayi Anda dengan cara mendorong badannya secara perlahan. Jika sudah terbiasa, maka bayi akan mencoba untuk tengkurap sendiri. Jika masih belum bisa, jangan bosan untuk membantunya hingga bisa.
- Seringlah melatih bayi dengan meletakkannya dalam posisi tengkurap. Bila bayi sedang tengkurap, balikkan tubuhnya hingga telentang. Atau sebaliknya. Awalnya cukup 3 hingga 5 menit, tidak perlu berlama-lama. Jika bayi Anda cepat menangis, balikkan kembali badannya. Namun cobalah lagi dalam beberapa waktu kemudian. Cara ini akan membantu memperkuat otot lehernya.
- Latihlah motoriknya dengan sedikit memiringkan posisi bayi ketika menyusui.
- Ajaklah bayi Anda bermain pada alas yang agak empuk, tanpa terlalu banyak menggendongnya.(okz)