1-4-2010
Promits Janji Juni Mulai Konstruksi

TARAKAN – Program jaringan gas bumi (Jargas) untuk rumah tangga di Tarakan, secara resmi mulai diluncurkan setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan serah terima lapangan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Tarakan, kemarin (31/3) di ruang Imbaya Kantor Wali Kota Tarakan.
Penandatanganan tersebut dilakukan antara pejabat pembuat komitmen pembangunan jargas Achmad Saleh SE dari Direktorat Jenderal Migas, pihak pengawas PT Cita Laras oleh Act Team Leader-nya Ir Meidi Asrofien, dan kontraktor pelaksana PT Promits oleh Ir Irwansyah Lubis sang project manager yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio dan diketahui oleh Kepala Dishutamben Tarakan Budisetiawan. “Untuk pelaksanannya di lapangan kita sesuaikan dengan persiapan mobilisasi material dan SDM kontraktor pelaksana. Setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait,” ucap Achmad Saleh.
Diperkirakan, proses persiapan mobilisasi SDM dan material akan dilakukan mulai Minggu kedua April. “Soal penerapan teknologinya, saya kira sistem yang akan digunakan sangat aman. Masyarakat jangan khawatir,” ujarnya.
Terkait pasokan gas, volume yang akan diberikan oleh PT Medco selaku pemasok sebesar 0,7 mmscf yang kalkulasinya mencapai 19 ribu sambungan rumah tangga. “Ini desainnya ya, ingat ini desainnya. Tapi, yang dilayani pemerintah sementara ini 3.366 sambungan rumah tangga (tahap awal) untuk dua kelurahan (Karang Balik dan Sebengkok). Untuk pengembangannya tergantung operator,” tandasnya sembari menyebutkan bahwa 3.366 rumah tangga tersebut direspon sesuai tanggapan kuisioner yang disampaikan mereka terhadap program ini, dengan kata lain mereka mendukung program jargas rumah tangga.
Kata Achmad lagi, sambungan rumah tangga tahap awal ini merupakan proyek yang sifatnya memberikan rangsangan. Dan, rangsangan tersebut dalam pengembangannya kedepan tergantung daripada kemampuan dan keinginan operator jargas rumah tangga di Tarakan. “Operator sendiri, sesuai peraturan menteri ESDM, mekanisme pemilihannya ditentukan melalui tender. Bisa swasta atau BUMD,” terangnya.
Sementara itu, project manager jargas rumah tangga di Tarakan Irwansyah Lubis menegaskan bahwa target dimulainya pengerjaan fisik oleh pihaknya selaku kontraktor pelaksana (PT Promits), di bulan Juni mendatang. “Untuk persiapan material dan SDM kami butuh waktu sekitar dua bulan (April dan Mei),” jelasnya.
Saat pengerjaan fisik, proses penggelaran pipa hingga ke rumah tangga, rampungnya dibutuhkan waktu sekitar 8 bulan. Untuk fisik jargas biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 45 miliar yang bersumber dari APBN. “Fisik jargas sudah selesai seluruhnya pada akhir November mendatang,” imbuhnya. Pengoperasiannya sendiri, baru dapat dilaksanakan pada awal tahun 2011.
PENGGUNA JARGAS RT, TAK DAPAT KOMPOR GAS
Achmad juga mengingatkan, bahwa para pengguna jargas rumah tangga di Tarakan tak akan mendapatkan kompor gas gratis seperti yang disosialisasikan selama ini. Hal ini dipastikan setelah pihaknya menggelar pembahasan mengenai besaran anggaran program tersebut. “Perubahan ini akan diupayakan untuk segera disosialisasikan,” tambahnya.(ndy)