16-4-2010
Pedalaman Perlu Pasar Tradisional

PASAR, dimanapun sangat diperlukan. Di kota, desa, bahkan kawasan pedalaman amat sangat memerlukan pasar sebagai tempat untuk bertransaksi sembilan kebutuhan pokok (sembako) serta kebutuhan lain.
Demikian diungkapkan anggota DPRD Kaltim Rakhmad Madjid Ghani.
Menurutnya pasar-pasar tradisional di setiap kampung wilayah perbatasan dan pedalaman mengurangi beban hidup warga, juga akan meningkatkan stabilitas ekonomi daerah.
“Yang menjadi persoalan mereka yang tinggal di perbatasan dan pedalaman yaitu jarak antara pemukiman dengan pasar sangat jauh karena harus melalui beberapa kampung tetangga ditambah lagi harganya yang sulit terjangkau, melihat fenomena ini sudah sewajarnya pemerintah membangun pasar tradisional di pedalaman,” kata dia.
Pembangunan pasar tradisional yang dimaksud, bukan bersifat sementara, melainkan harus terus dipantau serta dibantu oleh pemerintah. Untuk itu dibutuhkan bantuan yang berkesinambungan seperti subsidi modal awal secara gratis juga sangat dibutuhkan subsidi alat angkut seperti long boat (perahu mesin), mobil hingga ke pesawat terbang.
“Jadi harus disediakannya alat transportasi sebagai alat distribusi barang oleh pemerintah yang diperuntukkan kepada masyarakat, dalam hal ini para pedagang lokal dengan gratis, pesawat Airvan yang dibagikan pemprov itu bisa diperuntukkan dari pada tidak digunakan secara maksimal,” sarannya.
Terkait dengan anggaran, sebut Madjid, pemerintah dan dewan telah sepakat untuk memprioritaskan pembangunan perbatasan dalam APBD Kaltim.
Namun demikian dana sharing antar kota dan kabupaten juga sangat dibutuhkan. Madjid mengaku tidak hanya berbentuk dana, melainkan menyediakan pula kawasan yang stategis bagi pembangunan pasar tradisional. Kemungkinan mendapat bantuan pusat terbuka lebar sebab visi membangun daerah perbatasan, pedalaman bukan hanya bagi daerah Kaltim melainkan juga pusat. “Baru-baru ini komisi I melakukan kunjungan kerja ke provinsi Papua hal yang menarik adalah dana pembangunan pasar tradisional mereka bukan hanya melalui APBD melainkan telah mendapatkan bantuan dari pusat. Sehingga proyek ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin “. sebut Madjid. (hm)