|
Newsflash :
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Rubrik
Utama
Tarakan Ekonomi Nunukan Malinau Berau Kaltim Kriminal Bulungan Nasional Internasional Hiburan Olah Raga Politik Metro-Interaktif Kaltara Kolom
|
Serba-serbi
19-1-2010
Modal Rp 70 Ribu dan Kamera Pinjaman, Sisihkan 2,5 Persen untuk Masyarakat![]() ASHARI HASAN Hamka Alwi, Presiden Republik Bornis (Borneo Studio), berhasil menyingkirkan 559 peserta Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 se Kalimantan di Banjarmasin, akan maju ke tingkat nasional yang bakal diselenggarakan di Jakarta, mulai hari ini (19/1) hingga Minggu (24/1). PROGRAM BUMN yang diselenggarakan Bank Mandiri dalam pengembangan usaha kemandirian masyarakat sudah berlangsung untuk ketiga kalinya. Di tahun ini, program penyelenggaraan yang berlangsung 2009 lalu, akan dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, mulai malam ini hingga Minggu mendatang. Mewakili Kalimantan, Hamka Alwi bersama 3 peserta lainnya akan bersua dengan para finalis 51 lainnya se Indonesia. Hamka lolos dari kategori bisnis kreatif untuk kategori entrepreneur alumni. Sementara tiga rekan lainnya yang mewakili Kalimantan di kategori entrepreneur mahasiswa. Ada tiga sub penilaian dalam WMM 2009 ini, yakni selain bisnis kreatif yang diikuti Hamka, juga ada bidang kategori tata boga dan budi daya. Nantinya Hamka akan memperebutkan juara satu dan dua untuk kategori alumni di bidang bisnis kreatif. Rona keceriaan terpancar jelas dari wajah Hamka saat diwawancarai Radar Tarakan kemarin. Dirinya yang terpilih mewakili satu-satunya tingkatan alumni di ajang pemilihan entrepreneur bergengsi dari Tarakan, Kaltim dan Kalimantan, merupakan kebanggaan tersendiri. “Saya tidak menyangka. Ada senang bercampur haru. Sama sekali tidak menyangka,” aku Hamka, yang memulai usaha bisnisnya dari Rp 70 ribu. Dengan keikutsertaannya ini, Hamka berharap kiranya warga Tarakan, Kaltim dan Kalimantan secara umum, ikut mendoakannya agar sukses di Jakarta. “Kami harapkan semua warga ikut mendoakan, agar saya bisa jadi yang terbaik. Bisa ngangkat nama daerah juga,” harapnya. Menurutnya, keikutsertaannya yang mewakili pertama kalinya warga Tarakan ini merupakan suatu prestasi yang bisa diikuti juga entrepreneur- entrepreneur lainnya, meski masih pemula. “Saya berharap ada pemuda-pemuda di Tarakan yang bisa ikut di kemudian hari. Giatlah berusaha, di Tarakan ini masih ada 90 persen bisnis sisi kreatif yang belum tergarap, itu bisa dikembangkan,” tutur Hamka yang saat ini sedang menyelesaikan penulisan buku berjudul BAB (Berani, Action, Bersedekah). Hamka Alwi yang kini menggeluti dunia bisnis fotographer pada 2003, berawal dari modal hanya sebesar Rp 70 ribu. Uang itu ia pergunakan untuk membeli keyboard untuk membuat kartu nama dari satu unit komputer pinjaman. Kartu nama tersebut untuk menyebarkan usahanya di bidang jasa dokumentasi pernikahan dan kegiatan seremonial lainnya. “Saat itu saya spekulasi dulu, meski belum punya kamera. Begitu sudah disebar, tahu-tahu banyak orderan,” katanya. Hamka pun lantas senang. Gembiranya bukan main. “Saya dapat DP (uang muka), tapi saat itu langsung bingung, pusing sebab baru terpikir belum ada alat potret sama sekali. Nah, alhamdulillah ada tetangga yang punya kamera baru dan bisa dipinjam,” ujarnya. Dari situlah, sekarang bisnis Hamka dibawah naungan Republik Bornis Manajemen yang memimpin Master Bornis Studio, Bornis Studio, Bornis School, dan Bornis Digital Image Service, sekarang memiliki 12 gerai di utara Kaltim, yakni 4 di Tarakan, 2 di Nunukan dan Tanjung Selor yang hampir selesai, 1 di Berau. Serta di KTT dan Malinau yang masih dalam tahap persiapan. Juga ada di Banjarmasin. Rencananya Hamka juga akan membangun gerai di Balikpapan, Bontang dan Samarinda. Berawal dari pinjaman kamera tetangga itu, kini Hamka mampu meraih Rp ratusan juta dalam sebulan. Ditargetkan hingga Desember 2010 mendatang, lebih dari 200 gerai di Indonesia dibangun. Salah satu yang membuat Hamka terpilih sebagai finalis WMM 2009, disamping keuletannya dalam bisnis kreatif, perusahaannya juga menggelontorkan keuntungan bersih sebesar 2,5 persen kepada masyarakat yang membutuhkan. “Itu juga salah satu nilai plus dari penjurian yang berlangsung di Banjarmasin itu. Juri kagum dengan program kami. Sebab selain memanfaatkan jasa kami, masyarakat juga ikut langsung membantu warga yang membutuhkan uluran tangan,” kata Hamka, alumnus Darwis Triadi School of Photography itu. (ash) |
Buku Tamu
Serba-serbi
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Copyright @2010 Media Link Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia. Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||