26-1-2010
Wali Kota Canangkan One Man One Book

TARAKAN - Setelah program menanam One Man One Tree (satu orang satu pohon) mendapat sambutan yang baik dari warga, tahun ini Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio kembali mencanangkan program One Man One Book (satu orang satu buku).
Program One Man One Book ini dilakukan wali kota, dengan tujuan untuk menambah banyak, jumlah buku-buku referensi yang ada di seluruh perpustakaan yang ada di Kota Tarakan. Baik itu di perpustakaan sekolah maupun di perpustakaan kantor atau lainnya. Namun, dalam program One Man One Book ini, yang diprioritaskan adalah untuk perpustakaan sekolah.
Sebagai perdana, kemarin wali kota menyerahkan 9 eksemplar buku-buku pendidikan, untuk digunakan di perpustakaan SMA 1 Tarakan. “Semoga program ini bisa diterima dengan baik sehingga mutu pendidikan kita kedepan semakin baik,” kata Udin Hianggio usai melantik kepala sekolah SMA 1 yang baru, kemarin pagi.
Dikatakan wali kota, awalnya ide ini sebenarnya sudah dicanangkan pemerintah kota khusus untuk kepala-kepala dinas, camat-camat, lurah-lurah dan staf-staf pemkot dari seluruh SKPD (satuan kerja perangkat dinas) yang akan melakukan perjalanan dinas keluar kota. Setiap melakukan perjalanan dinas, pegawai pemerintah ini diminta untuk wajib membawa oleh-oleh berupa buku bacaan yang akan disumbangkan ke sekolah-sekolah. “Ya sumbangsihlah, anggap saja bersedekah satu orang satu buku,” kata Udin.
Tidak hanya untuk pegawai, tandasnya, namun program yang bersifat himbauan ini berlaku untuk siapa. “Kalau pengusaha juga mau menyumbang silakan saja. Minimal satu orang satu bukulah,” kata Udin yang kemarin menyerahkan 9 buku kepada pengelola perpustakaan SMA 1 setelah pulang dari Jakarta. “Ini untuk memberikan motivasi kepada siapapun,” cetusnya.
Buku-buku yang akan disumbangkan ke perpustakaan tersebut, kata Udin, bisa disalurkan melalui dinas pendidikan, sekretariat Pemkot Tarakan, atau langsung ke sekolah-sekolah.
Tidak hanya untuk perpustakaan, secara khusus, kemarin wali kota juga menyerahkan satu buku yang menurutnya sangat bagus, yaitu buku berjudul “sang guru”. Buku tersebut diserahkan wali kota kepada kepala sekolah SMA 1 yang baru, Arinda Susanti. “Saya juga belum baca isinya, cuma lihat judulnya untuk ‘sang guru’, saya tertarik langsung saya beli,” katanya. Dia berharap, apa yang dilakukan ini, bisa menjadi teladan buat semua untuk melakukan hal yang sama.(ddq)