Severity: Notice
Message: Undefined variable: link_header
Filename: views/template_detail_tab.php
Line Number: 6
JIWA bisnis yang dimiliki orangtuanya mengalir di darah Fatmah. Wanita kelahiran Nunukan 5 April 1991 itu menyampaikan telah bertekad melanjutkan usaha penjualan alat-alat kendaraan roda dua yang dirintis orangtuanya.
Namun Fate – sapaan sehari-hari Fatmah mengaku, tidak semua manusia terlahir dengan kemampuan berbisnis dengan baik. Pintar mengatur keuangan dan mencari peluang untuk meraih keuntungan sebuah usaha merupakan sebagian dari keahlian dalam berbisnis.
Untuk memperdalam ilmu tentang bisnis menjadi pertimbangannya menuntut ilmu jurusan ekonomi di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
“Intinya, tekadku ingin melanjutkan dan mengembangkan usaha yang sudah dirintis puluhan tahun oleh orang tuaku,” kata Fatmah penuh semangat.
Dia menuturkan, mencari pekerjaan bukan merupakan hal yang mudah. Bahkan seorang pascasarjana yang menunggu hingga beberapa tahun untuk memperoleh pekerjaan. Hal ini disebabkan karena jumlah pencari kerja jauh lebih banyak daripada lapangan kerja yang tersedia. Bahkan, banyak para pencari kerja memasukan lamarannya untuk lowongan kerja yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang dipelajari di bangku kuliah.
Fate juga mengatakan, setiap apa yang ingin dicapai perlu dukungan dan tekad yang kuat, meskipun setiap usaha pasti ada rintangan yang akan selalu menghalangi.
“Melakukan suatu usaha pasti ada tantangannya. Sifat pantang menyerah perlu dimiliki oleh seseorang yang berjiwa bisnis. Tidak takut dengan kegagalan karena kegagalan hanyalah kesuksesan yang tertunda,” terang anak kelima dari 6 bersaudara pasangan Haji Muhammad dan Hajah Nurhidayah.
Menjadi orang sukses, lanjut wanita yang berdomisili di Jalan Pasar Lama Nunukan ini, harus banyak belajar dari kegagalan, karena setiap kegagalan yang dialami akan memberikan pelajaran yang berharga untuk ke depannya.
“Rata-rata orang sukses awalnya gagal, bahkan ada yang sampai frustasi. Namun karena semangat yang tinggi akhirnya bisa keluar dari penderitaan,” kata Fatmah lagi.(*/sam)
Untuk Radar Tarakan semakin maju dan terus berjaya.
Saya ada masukan untuk Radar mengenai websitenya
bisa nggak dalam websitenya di tambahkan info2 lowongan kerja
Radar Tarakan semakin maju yach.....
pak tolong dong jalan-jalan berlubaqng di tarakan cepet di tutup,kasian penguna jalan pak....
belum pas.........jalan kami ambul karena terguris air sungai...al: jl sabanar baru...dpan pabrik tahu
kapan Tarakan punya Tim sepeak Bola yang bisa berlaga di ISL, seperti PERSISAM,PERSIBA,MITRA KUKAR,PKT BONTANG,,,,
kepada pemerintahan tata kota malinau, tolong msalah kbrsihan kota di tata sebaik mungkin,,, contohx jalan raya yg penuh debu...
Telah di temukan sebuah dompet A.n Yanti Mandasari dengan berisi SIM C,KTP,STNK motor dan surat surat lainnya.bagi yang merasa kehilangan silahkan datang ke kantor Brimob Polri Tarakan.
horee...BULUNGAN jadi ibu kota KALTARA
sebaikx mutasi kepsek nunukan jgn pandng bulu, jgn ada lobi-lobi dengan politik. biasax
yg gak mw pindah psti lobi sana sini...
di bunyu marak perjudian di tempat umum,salah satunya di daerah handasa bekas pos pemenangan salah satu calon bupati bulungan,tolong instansi terkait mengambil tindakan yang prepentif,sebelum masyarakat yang yang bertindak