Newsflash :
SKH Radar Tarakan Koran Terbesar di Utara Kaltim <<>> Selamat Datang di Situs Radar Tarakan <<>> End
Rubrik

Kolom

Serba-serbi
10-2-2010

Wali Kota: Pemkot Jangan Ikut Bermain

Sebut Proyek PLTU Bagian dari Bisnis PLN

TARAKAN - Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio mendukung rencana PT PLN Tarakan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada 2013 mendatang dengan mengandalkan batu bara.

Namun menurut Udin, sebelum PLN berpikir jauh untuk membangun PLTU, kekurangan daya listrik yang ada sekarang diminta untuk diatasi lebih dulu. “Atasi dulu baru kita berpikir ke sana,” kata Udin Hianggio kepada Radar Tarakan.

Wali kota mengingatkan jangan sampai pemadaman bergilir masih berlangsung, sementara PLN sibuk mengurusi proyek baru mereka dengan PLTU batu bara tersebut.

H Udin juga berharap DPRD Tarakan melihat hal ini secara bijaksana. Tidak asal sekadar mendukung dan mendukung.

“Semoga teman-teman di Dewan bisa segera (merampungkan raperda TDL,Red.). Kalau untuk PLTU saya mendukung penuh demi kepentingan masyarakat. Kalau perlu kita bahas bersama,” ujarnya.

Apakah pembangunan PLTU ini sama dengan yang pernah ditawarkan pada 2003 lalu? “Kita tidak usah pikir yang lamalah, sekarang bagaimana kita berbuat untuk masyarakat. Itu yang penting!” tegas Udin menjawab pertanyaan Radar Tarakan.

Diakui wali kota, untuk rencana ini pihak PLN Tarakan sudah melakukan komunikasi dengan Pemkot Tarakan, bahkan dengan PLN pusat. “Saya sudah sampaikan setelah ini teratasi (krisis listrik,Red.), tolong pikirkan langkah-langkah bagaimana mengatasi listrik ke depan,” tegasnya lagi.

“Jangan seperti terjadi 2003. Begitu teratasi daya kita begitu terlena dan tertidur enak, menganggap semuanya sudah selesai, padahal persoalan listrik belum berakhir,” kata Wali Kota H Udin Hianggio.

Meski sudah melakukan komunikasi dengan PLN, pihak pemkot sendiri belum memberikan pernyataan berupa surat resmi kepada PLN Tarakan untuk dukungan ini. “Meski secara tertulis tidak, tapi saya dukung penuh,” serunya.

Soal anggaran, wali kota mengaku rencana ini terlepas dari subsidi maupun APBD Kota Tarakan. “PLN sudah menyatakan siap, dan BPD (maksudnya BanKaltim, Red.) menyatakan siap. Itu janji pak gubernur untuk memberikan kredit,” tutur wali kota.

“Jangan pemerintah kota yang ikut bermain. Ini terlepas dari pemerintah kota, karena ini adalah bagian dari bisnis PLN,” kata Udin seraya mengatakan bahwa untuk rencana pembangunan PLTU ini sudah mengkomunikasikan dengan Dirut PLN Dahlan Iskan di Jakarta.

PLTU, sambung wali kota lagi, adalah diluar tanggung jawab dan kewenangan pemkot. “Tapi kalau memang memungkinkan untuk dikelola perusda, akan kita pikirkan dan bicarakan bersama,” kilah Udin.

Pasalnya, sambung Udin, yang menjadi pertimbangan sekarang adalah Pemkot Tarakan tidak mempunyai ahli untuk bidang tersebut. “Kalau hanya untuk sok-sok-an habis juga uang negara, masyarakat yang dirugikan. Kita melihat ini secara jernih, kalau menguntungkan masyarakat kita dukung penuh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN Tarakan Paul August Liqui mengatakan, rencana pembangunan PLTU berbahan bakar batu bara masuk dalam rencana jangka menengah atau sekitar 2013 mendatang.

Ia menambahkan, rencana ini dimaksudkan agar potensi-potensi sumber daya alam di daerah bisa dimanfaatkan secara maksimal. Pasalnya, kota Tarakan merupakan daerah yang memiliki simpanan energi primer yang lebih dan bervariasi. Selain itu batu bara pun menghasilkan biaya pokok lebih rendah dari jenis pembangkit listrik tenaga lain yang menggunakan bahan bakar minyak dan gas.

“Antisipasi energi alternatif sudah secara dini kami lakukan. Tahun 2013, kami minta pada para pemegang saham agar beri dukungan untuk bisa kembangkan ketersediaan pasokan listrik dengan PLTU yang berbahan bakar batu bara,” kata Paul.

Ia juga menjelaskan, rencana ini akan berimbas pada nominal tarif listrik yang dibebankan kepada pelanggan PT PLN. Sebut Paul, seperti yang disarankan pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tarakan saat rapat dengan pendapat umum (RDPU) pembahasan raperda TDL, PLTU tenaga batu bara dapat menekan angka TDL.

“Kalau ternyata penggunaan batu bara menghasilkan biaya pokok yang lebih rendah maka sesuai dengan lampiran lampiran VIII pada rancangan peraturan daerah (raperda) TDL akan ada penyesuaian tarif listrik berkala (PTLB) yang bisa berimbas turunnya TDL dari nilai yang disepakati sebelumnya,” terangnya kepada Radar Tarakan.

PTLB dalam lampiran VIII perda TDL disebutkan sebagai faktor penyesuaian tarif listrik yang dihitung berdasarkan perubahan biaya pokok penyediaan (BPP) terhadap nilai mata uang, harga bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar gas (BBG), bahan bakar batu bara dan tingkat inflasi terhadap biaya penyediaan unsur material, jasa borongan dan depresiasi. Mengenai spesifikasi jenis batu bara yang akan digunakan dan kapasitas daya dari PLTU tersebut masih akan ditindak lanjuti kemudian. Jelasnya, saat ini PT PLN Tarakan butuh dukungan dari pemerintah, DPRD, elemen masyarakat dan pihak berkompeten lainnya agar rencana ini bisa berjalan dan bisa terealisir.

“Kalau didukung , saya yakin rencana ini pasti terealisasi. Karena kalau PLN berjalan sendiri tanpa ada dukungan, terus terang kami tidak mampu. Mudah-mudahan bisa terwujud. Yang pasti PT PLN menjanjikan, kami akan bekerja dengan good governance dan transparansi yang maksimal. Tidak ada sesuatu yang disembunyikan demi pelayanan kepada masyarakat. Mudah-mudahan ini jadi suatu model acuan ke depan,” jawabnya.(ddq)

Buku Tamu

Putra
7-9-2010 22:22:35

Saya adalah mahasiswa slah satu Universitas d Surabaya, Setelah saya balik dari Srabaya selama 3 tahun. Ternyata tdk ada perubahan yg signifikan trhdap Tarakan, dilihat dari beberapa aspek yaitu: Bandara Juata dikatakan Internasional tp mengurus bagasi penumpang msih ada mslah sperti kerusakan dan khilangan brang trus bangunan yg blum memadai, seharusnya hal ini cpet dbngun gedung baru untk menarik byk penrbangan k Tarakan shingga ekonomi Trakan cpat naik.  untuk jalan menuju ke UB melawati Gunung Amal, yg saya sndiri melihat ini rawan kecelakaan, apa lagi UB ud menjadi Negeri yg berada di satu2x Kaltara dan karena gunungnya trlalu tinggi maka ada perlunya perbaikan jalan untuk mempermudah akses perkuliahan. Tolong kpada Pmerintah Tarakan melihat ini, krena ini demi kemjuan kita bersama dan untuk Kaltara, mohon maaf salah kata dari saya, kritik dan saran ini hanya untuk membangun kota Tarakan yg kita cintai ini.



anak tarakan
22-8-2010 18:30:27

yang terhormat, bapak bapak polisi di kota tarakan. mohon di tertibkan bagi para pengguna kendaraan roda dua yang menggunakan lampu kabut berwarna kuning, apakah itu sesuai dengan standarisasi untuk kendaraan roda dua..?

masih banyak ditemui pengguna jalan menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat..!!



y_rachmadillah
5-8-2010 19:15:02

Semoga selalu Oc. Good bless.



abdul
20-7-2010 18:12:50

pt adani global melakukan pelanggaran kebun rakyat, tidak mau membayar tetapi melakukan pencurian buah labu. pemilik kebun rakyat tersebut yang tergabung dalam koperasi suka maju telah menuntut dengan claim 172 juta



Deny t.
14-7-2010 06:08:08

tolong info lowongan kerja di kota tarakan di tampilkan



erien
1-7-2010 13:54:11

Assalamu'alaikum....

Ijin gabung ney bwt radar Tarakan,,minta tolong info kerja diMalinau, dan minta tolong posting wilayah Malinau donk. Terima kasih sebelumnya

Wassalam

BR,

Erien



ardiyansyah
22-6-2010 07:55:33

tolong dong... info lowongan kerja ditarakan dimuat juga di website radar tarakan... biar radar tarakan terlihat lebih profesional.... tolong yah. buat radar tarakan tolong ditanggapi. terima kasih... maju terus radar tarakan,, n maju terus kota paguntaka.



maleakhi
20-6-2010 09:13:44

semoga yg terpilih menjadi bupati bulungan yg kinerjanya tlh di rsakn oleh masyarakat bulungan, lanjutkn!!



SATPOL PP KOTA TARAKAN
16-6-2010 10:46:09

Untuk saudara NItcH yang memberikan laporan melalui buku tamu website Radartarakan.co.id tanggal 14-6-2010 pukul 15:09:51, tentang ORANG GILA yang berkeliaran di sekitar THM dan Toko Makmur Kota Tarakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kami tindak lanjuti.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.....

by ADMIN

SATPOL PP KOTA TARAKAN



nitch
14-6-2010 15:09:51

gimana cara mengatasi masalah orang gila yg berkeliaran di jalan??

belakangan ini, warga sekitar hotel makmur-THM diresahkan oleh orang gila. orang gila ini perna memukul orang, membawa sajam, (maaf) memperlihatkan kelaminnya sehingga membuat orang2 disekitar menjadi takut. pernah kami melaporkan ke satpol PP, tapi dijawab mereka menunggu dana karena tidak ada ruang/kamar RS yang bisa menampung orang gila tersebut.

gimana mo jadi new singapore klo org gila dibiarkan saja?? apa kata dunia??



Serba-serbi

Event Calender
September - 2010
MSSRKJS
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
       


Copyright @2010 Media Link
Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.