22-9-2011
Kagumi Profesi Wartawan

NURLAILA yang sekarang bekerja sebagai customer service GraPARI Telkomsel Tarakan mengagumi profesi wartawan. Menurut wanita 25 tahun itu, wartawan merupakan profesi yang lain daripada yang lain. Menjadi seorang wartawan, mendapat kemudahan menemui orang-orang penting.
“Contohnya, ketika ada artis datang ke Tarakan, tidak sembarangan orang bisa menemuinya. Bahkan, akan sangat sulit menemuinya secara langsung, tapi bagi seorang wartawan, hal itu tidak menjadi sebuah masalah,” kata Nurlaila mengawali perbincangan dengan Radar Tarakan kemarin (21/9).
Tak hanya bertemu langsung artis, tapi si wartawan mendapat keleluasaan mendapatkan kenangan-kenangan pribadi, seperti foto bersama, kaos, atau yang lainnya. ”Itulah beberapa alasan, mengapa dulu saya sangat ingin menjadi seorang wartawan,” terang alumni Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tarakan.
Nurlaila juga berpandangan, wartawan bisa mengetahui hal yang banyak orang tidak tahu. Kemudian memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Tak hanya sampai di sini, ia juga menjadi wartawan merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri. Sebab, bisa mengenal banyak narasumber.
“Entah itu dari kalangan pejabat, orang biasa, hingga artis terkenal, dan lain sebagainya,” sebut Nurlaila.
Singkat cerita, keinginan lulusan STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati itu menjadi wartawan harus tertunda. Namun profesi yang dijalani saat ini mirip pekerjaan seorang wartawan walaupun dalam konteks yang berbeda. Kesamaannya, ia harus berhadapan dengan banyak orang yang notabene beragam karakternya. Namun Nurlaila menanggapnya sebuah tantangan yang sangat menyenangkan.
“Sering saja sih menemukan pelanggan yang komplain-komplain dengan marah-marah gitu. Ya… paling kita sikapi dengan sikap dewasa saja dengan cara, pertama mencoba mengerti keinginan pelanggan. Kemudian kita berusaha berada pada posisi si pelanggan itu, dan setelah itu baru kita berikan solusi,” kata wanita yang akrab disapa Lala itu.(sur/ris)