Severity: Notice
Message: Undefined variable: link_header
Filename: views/template_detail_tab.php
Line Number: 6
Anita Nurhasanah Spd
MENJADI seorang tenaga pendidik atau guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Terkadang apa yang diajarkan kepada murid atau siswa tidak semuanya mampu dipahami. Berbagai trik pun dilakukan untuk dapat memberikan pelajaran yang cepat dimengerti.
Hal demikian juga yang dirasakan Anita Nurhasanah Spd, yang saat ini mengajar di SDN 014 Tarakan. Wanita kelahiran Jombang, Jawa Timur 27 tahun lalu ini, mengaku merasa sangat puas jika apa yang diajarkan kepada anak didiknya akan cepat dimengerti.
“Saya merasa berhasil menjalankan profesi saya, jika anak didik yang saya ajar cepat memahami materi apa yang saya sampaikan,” ungkap guru yang hobby dengan olahraga renang dan bermain bulutangkis ini kepada Radar Tarakan.
Wanita berjilbab yang murah senyum ini mengaku memang sejak kecil bercita-cita menjadi seorang guru. Ketertarikannya menjadi seorang tenaga pendidik ini, berawal dari rasa bangganya terhadap seorang guru yang rela memberikan ilmu kepada murid-muridnya. Sehingga dapat keluar dari ketertinggalan dan selalu ikut mencerdaskan bangsa.
“Saya tidak akan dapat menjadi seorang guru jika tidak ada guru yang mengajar. Seorang guru sangat berharga dalam hidup ini. Mekipun terkadang banyak di antara kita tidak banyak yang mengingat jasa-jasanya,” ujar Nita—sapaan akrabnya.
Selain itu, menurut dara yang berzodiak Pisces ini, menjadi seorang guru yang seperti yang dialami saat ini, memiliki suka duka. “Biasanya kalau ketemu dengan murid yang bandel, susah banget nasehatinya. Walaupun sudah berkali-kali dihukum tetap juga bandel,” ungkapnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, terkadang juga, anak yang diberikan hukuman ditentang sama orang tuanya. Padahal, menurutnya, niat guru memberikan hukuman untuk mendidik anak-anak tersebut menjadi lebih baik. “Kita berharap anak tersebut akan dapat membanggakan kedua orang tuanya. Susahnya disitu, terkadang orang tu murid salah paham,” jelasnya. (*/sam/ngh)
Untuk Radar Tarakan semakin maju dan terus berjaya.
Saya ada masukan untuk Radar mengenai websitenya
bisa nggak dalam websitenya di tambahkan info2 lowongan kerja
Radar Tarakan semakin maju yach.....
pak tolong dong jalan-jalan berlubaqng di tarakan cepet di tutup,kasian penguna jalan pak....
belum pas.........jalan kami ambul karena terguris air sungai...al: jl sabanar baru...dpan pabrik tahu
kapan Tarakan punya Tim sepeak Bola yang bisa berlaga di ISL, seperti PERSISAM,PERSIBA,MITRA KUKAR,PKT BONTANG,,,,
kepada pemerintahan tata kota malinau, tolong msalah kbrsihan kota di tata sebaik mungkin,,, contohx jalan raya yg penuh debu...
Telah di temukan sebuah dompet A.n Yanti Mandasari dengan berisi SIM C,KTP,STNK motor dan surat surat lainnya.bagi yang merasa kehilangan silahkan datang ke kantor Brimob Polri Tarakan.
horee...BULUNGAN jadi ibu kota KALTARA
sebaikx mutasi kepsek nunukan jgn pandng bulu, jgn ada lobi-lobi dengan politik. biasax
yg gak mw pindah psti lobi sana sini...
di bunyu marak perjudian di tempat umum,salah satunya di daerah handasa bekas pos pemenangan salah satu calon bupati bulungan,tolong instansi terkait mengambil tindakan yang prepentif,sebelum masyarakat yang yang bertindak