Severity: Notice
Message: Undefined variable: link_header
Filename: views/template_detail_tab.php
Line Number: 6
USTADZ Muhammad Saba Alqindy, menilai fenomena kesurupan masal takkan terjadi jika iman dipertebal. Ia juga menyarankan agar sekolah dan orang tua menanamkan pendidikan agama dan moral yang baik peserta didik atau anaknya. “Baik itu di rumah maupun di sekolah,” kata ustadz dari yayasan Wahdah Islamiyah ini.
Menurutnya, saat ini ada kecenderungan moral mulai menipis, perkataan kasar, pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan makin diperlihatkan. Ia mengambil contoh, salah satu siswi yang kesurupan paling lama kemarin, selalu mengeluarkan kata-kata kotor. “Walaupun mereka bangsa jin tetapi merasakan apa yang kita rasakan. Apalagi dengan mengucapkan kata-kata yang tidak sopan seperti itu. Seandainya kata-kata itu diucapkan kepada kita sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna, bagaimana dengan perasaan kita. Demikian juga dengan bangsa jin tadi,” pungkasnya.
Ia juga mengimbau agar siswa dan siswi muslim menggiatkan melaksanakan salat 5 waktu. “Itu bisa membentengi kita dari hal-hal semacam ini. Kita harus banyak istigfar dan berzikir pada pagi dan petang dan zikirnya pun sebagaimana yang sudah ditentukan Allah,” sebutnya.
Mengapa fenomena (kesurupan) ini lebih sering terjadi pada sekolah-sekolah? Menurut dia, bangsa jin atau makhluk halus senang tinggal pada tempat seperti suasana sekolahan dan ada juga suka pada tempat yang ramai. “Ada juga suka ditempat-tempat yang sepi, seperti pohon (kayu), batu-batu besar dan bahkan di sungai sekalipun, atau lapangan. Pada intinya bangsa jin mencari tempat yang sesuai dengan keinginannya,” rincinya.
Lebih jauh dikatakannya, dalam tradisi apabila kita akan menempati suatu tempat yang baru pada hakekatnya kita harus permisi atau pamit terlebih dahulu. Apakah itu rumah, sekolah atau lokasi yang baru. “Kita pamit kepada penghuni tempat bukan berarti kita menyanjung dia akan tetapi kita membesarkan nama Allah. Bahwa Allah juga punya makhluk di tempat tersebut,” pungkasnya. (noi)
Radar Tarakan semakin maju yach.....
pak tolong dong jalan-jalan berlubaqng di tarakan cepet di tutup,kasian penguna jalan pak....
belum pas.........jalan kami ambul karena terguris air sungai...al: jl sabanar baru...dpan pabrik tahu
kapan Tarakan punya Tim sepeak Bola yang bisa berlaga di ISL, seperti PERSISAM,PERSIBA,MITRA KUKAR,PKT BONTANG,,,,
kepada pemerintahan tata kota malinau, tolong msalah kbrsihan kota di tata sebaik mungkin,,, contohx jalan raya yg penuh debu...
Telah di temukan sebuah dompet A.n Yanti Mandasari dengan berisi SIM C,KTP,STNK motor dan surat surat lainnya.bagi yang merasa kehilangan silahkan datang ke kantor Brimob Polri Tarakan.
horee...BULUNGAN jadi ibu kota KALTARA
sebaikx mutasi kepsek nunukan jgn pandng bulu, jgn ada lobi-lobi dengan politik. biasax
yg gak mw pindah psti lobi sana sini...
di bunyu marak perjudian di tempat umum,salah satunya di daerah handasa bekas pos pemenangan salah satu calon bupati bulungan,tolong instansi terkait mengambil tindakan yang prepentif,sebelum masyarakat yang yang bertindak
I love malinau