Newsflash :
<<>> Selamat Datang Di Situs Radar Tarakan Koran Utama dan Terbesar Di Kalimantan Utara ... Kunjungi Web Epaper Radar Tarakan ... epaper.radartarakan.co.id <<>> End
Rubrik

Serba-serbi
23-2-2010

Swasta-Pemda Kurang Peduli, Facebok Jadi Andalan

Kaltim Kembali Canangkan Visit East Kalimantan

Kaltim kaya akan sumber daya alam. Pertanyaannya sekarang. Bagaimana jika suatu saat, migas dan batu bara yang sangat diandalkan itu habis. Pendapatan Kaltim darimana lagi?

12 tempat sejarah, 8 pemakaman kerajaan, 13 monumen sejarah, 3 museum, 4 situs, dan 62 tempat kehidupan khas masyarakat yang tersebar di 14 kabupaten/kota, sebenarnya bisa menjawab kekhawatiran itu. Potensi wisata yang tak sedikit ini belum ditambah ratusan potensi seniman lokal, baik seni musik, tari, teater, sastra maupun seni rupa. Melimpah tapi ternyata tak diminati investor.

Kenyataannya yang sering dihadapi pemerintah daerah, menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim Firminus Kunum, investor lebih peduli pada sektor usaha wisata instan, yakni yang langsung menghasilkan keuntungan seperti biro perjalanan dan hotel. Sedangkan pengembangan atau bahkan pembangunan objek wisata, seluruhnya diserahkan pada pemerintah daerah. "Investor mau bangun fasilitas wisata sangat minim," ungkapnya, Minggu (21/2).

Padahal, lanjut Firminus, mengacu Inpres No 16 Tahun 2005, pemerintah daerah sebenarnya hanya bertugas memfasilitasi swasta maupun masyarakat yang berminat membangun sektor ini. Salah satu alasan utamanya, terbatasnya dana. Sebagai contoh untuk 2009 saja, lembaganya mendapat anggaran Rp 15 miliar. Sebanyak Rp 10 miliar digunakan untuk promosi, pengembangan tujuan wisata, pengembangan seni budaya dan film, serta pengembangan usaha jasa wisata. Sisanya Rp 5 miliar habis untuk kegiatan rutin dan gaji pegawai.

Sayangnya lagi, lanjut Firminus, sikap kurang peduli pada pengembangan dan pembangunan wisata ini terjadi juga pada beberapa kepala daerah. "Kembali ke pribadinya masing-masing. Tapi memang ada yang kurang peduli," akunya. Dari pengamatan Kaltim Post, ketidakpedulian daerah pada sektor wisata bisa dilihat dari kondisi anjungan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Tak sedikit anjungan yang dibiarkan tak terpelihara atau bahkan kosong. Sempat terjadi seorang kepala daerah marah-marah setelah tahu anjungan daerahnya diberitakan tak terpelihara. Sisi positifnya, anjungan itu kini rutin dipelihara, sebaliknya tak sedikit pula dibiarkan terlantar.

Dari catatan Disbudpar Kaltim, lanjut Firminus, sektor pariwisata selama 2009 berhasil mengumpulkan devisa Rp 600 miliar. Menurut Firminus, ini merupakan hasil kunjungan 23 ribu wisatawan mancanegara, dan 1,3 juta wisatawan nusantara. Target 2010, tambah dia, wisman yang datang sebanyak 25 ribu orang sedangkan lokal 1,5 juta orang.

Keterbatasan yang ada, tak membuat jajaran Disbudpar malas mempromosikan budaya asli bangsa. Bermodal undangan lewat jejaring sosial Facebook, Minggu kemarin, kantor penghubung Kaltim di Jakarta membuka pencanangan Visit East Kalimantan (VEK) 2010 yang dipusatkan di anjungan Kaltim, TMII.

Kepala Kantor Penghubung Kaltim M Suhaidy menyebutkan, acara dimaksudkan untuk mempromosikan wisata Kaltim ke pelajar dan mahasiswa Kaltim yang belajar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek). "Selain itu, dengan acara ini,  kita berharap mereka tak melupakan akar budaya mereka," kata Suhaidy.

Selepas kantor penghubung, Maret nanti giliran kabupaten kota untuk menggelar pentas seni dan pameran budaya masing-masing. "Bulan depan giliran Malinau dan Nunukan," sambungnya. (pra)

Buku Tamu

dwey
16-6-2013 19:23:46

​​τнäиκ чöü RADAR Tarakan...sudah menyuguhkan berita hangat dipagi hari saya.. :)



Noldy Limba
16-6-2013 17:49:34

Sukses trus 'Radar Tarakan'. dan tetap meliput berita2 yang fakta dan akurat. Tarakan is the best. :)



oris
16-6-2013 00:45:47

DEar redaksi, Radar tarakan makin maju dengan layanan online yng up to date, cuman yang masih kurang rubrik iklan nih, kog gag di tampilkan. thanks, maju terus Radar tarakan



syamsul
15-6-2013 00:32:23

PSSI Gmna nih kabarx pengcab PSSI, kalau memang tdk sanggup mengurusi sepak bola tarakan, MUNDURlah. masih banyak pecinta sepak bola tarakan yang bisa mamajukan sepak bola tarakan. legowo lah bapak2 pengcab PSSI



Charles Bongal
14-6-2013 10:53:06

Sekedar msukan,, buat pemda kab.nnkan tlong implementasi kn brita media publik didaerah plosok sprti, Sebuku, Tulin Onsoi, Sembakung, Lumbis, Lumbis Ogong



norhayati andris
14-6-2013 08:54:57

radar tarakan is the bast....



fajar apriyanto
13-6-2013 20:06:23

meski aku lagi menempuh pendidikan di jogja, dengan adanya Radar Tarakan Online aku gak ketinggalan informasi tentang Kaltara. Sukses untuk Radar Tarakan (y)



Abdullah
13-6-2013 16:41:24

Kepada Satuan PPP Kota Tarakan agar sering2 memantau Jln. Kuburan China gunung Lingkas krn suasanax gelap, jdi sering digunakan oleh org2 khususx muda mudi utk berbuat maksiat.sering ada yg sambil duduk di motor mereka bermain main asmara dipinggir jalan yg gelap gulita.



adi wibowo
13-6-2013 14:44:32

kepada DINAS PEKERJAAN UMUM Kota Tarakan,agar memeperhatikan jalan aspal menuju masjid Baitul Izza/Islamic center kp4,krn jalanan tersebut berlubang-lubang,sehingga banyak pengendara beroda 2 yang mengalami kecelakaan akibat jalan tersebut yg rusak.trims....



Iswandi rahman
13-6-2013 11:16:12

dear radar tarakan online, salam dari kutai timur, di tunggu update beritanya setiap hari, angkat berita-berita yang menguntungkan bagi warga sekitar.trims



Serba-serbi

Event Calender
Juli - 2014
MSSRKJS
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
       


Copyright @2010 Media Link
Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan 76126 Kalimantan Timur - Indonesia.
Telp (0542) 735359-732158, Fax (0542) 735242.