22-3-2010
Jadi Penari Telanjang

HASRAT pesinetron dan bintang film Ardina Rasti mendapatkan peran sebagai penari striptis akhirnya kesampaian. Meski terkesan negatif, menjadi penari telanjang sangat menantang dibandingkan peran sebelumnya.
’’Peran penari striptis memang sudah lama aku inginkan,’’ terang Ardina di Planet Hollywood, kemarin.
Untuk menjiwai perannya, artis kelahiran Jakarta, 6 Januari 1986, ini rela bergaul dengan lingkungan penari telanjang (stripper) untuk mendapatkan feel yang dimainkannya. ’’Saya harus mengenal lebih dalam bagaimana cara kerja para stripper,” jelasnya.
Selain itu, bintang film Virgin tersebut bersedia menurunkan berat badannya hingga 4 kilogram untuk membentuk perut seksi. Tidak takut mendapat cap negatif?
’’Aku yakin kok peran ini nggak mungkin terulang lagi. Ini kan nggak buka-bukaan juga, dan tariannya nggak seronok juga kok,’’ jelasnya.
Di film terbarunya itu, Rasti harus beradegan ciuman dengan lawan mainnya, Jerry Interveld. ’’Aku kan sekarang jomblo, jadi nggak ada yang cemburu,’’ jelasnya.
Meski peran tersebut secara fisik dan kostum berbeda banget dari aktivitasnya, mantan kekasih Lucky Wija, mantan vokalis grup Musik Element, ini berharap aktingnya bisa diterima pencinta film dan fansnya. ’’Di dunia peran kita harus bisa mengambil risiko, tentunya yang sesuai imej kita dan norma yang ada,’’ pungkasnya. (ash/jpnn)